E KTP

Masyarakat Butuh KTP, Dukcapil tak Bisa lakukan Perekaman

Seminggu terakhir ini warga Merangin kembali tidak bisa melakukan perekaman dan pencetakan E-KTP. Kondisi tersebut dikeluhkan

Masyarakat Butuh KTP, Dukcapil tak Bisa lakukan Perekaman
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Seminggu terakhir ini warga Merangin kembali tidak bisa melakukan perekaman dan pencetakan E-KTP. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh sebagian warga yang membutuhkan tanda pengenal tersebut.

Informasi yang didapat saat ini tak bisa dilakukannya perekaman dan pencetakan E-KTP di Disdukcapil Merangin. Disebabkan server milik Disdukcapil Merangin telah diputus oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini terjadi semenjak seminggu lalu. Koneksi servernya telah diputus. Sekarang ya tidak bisa melakukan perekaman dan pencetakan,” kata ungkap narasumber yang minta namanya tak disebutkan.

Dia mengatakan, hal itu terjadi dikarenakan ada surat teguran dari Kemendagri yang belum diindahkan oleh Bupati Merangin. Yakni mengenai pengangkatan Hamidi Mantan Kadisdukcapil ke jabatan yang baru.

“Katanya sih ini memang dilakukan oleh Kemendagri akibat ada surat teguran yang belum diindahkan oleh Bupati,” ungkap sumber lagi.

Tak bisa merekam dan pencetakan E-KTP tersebut, tentu merugikan masyarakat yang ingin melakukan perekaman dan pencetakan E-KTP.

“Yo mau macam mano lagi bang, padahal kami sekarang ni butuh KTP untuk urusan. Tapi kato orang kantor (Disdukcapil, red) server dak bisa terkoneksi,” ujar warga, Hamidah (41) ditemui, Selasa (18/7).

Menanggapi hal ini, Kepala Disdukcapil Merangin, Jailani dikonfirmasi membantah jika koneksi servernya diputus. Dia menyebutkan, tak bisa dilakukan perekaman karena memang server milik kantor yang dipimpinnya mengalami kerusakan.

“Bukan diputus, tapi memang rusak. Kalau diputus tentunya sudah ada surat ke kami, ini kan tidak ada,” singkatnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved