E KTP

Cetak E-KTP Ditunda, Terkendala Jaringan Internet

Sebanyak 13 ribu blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-elektronik) didistrubusikan pemerintah pusat untuk Kota Sungai Penuh

Cetak E-KTP Ditunda, Terkendala Jaringan Internet
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Sebanyak 13 ribu blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-elektronik) didistrubusikan pemerintah pusat untuk kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tahap pertama 2017. Hal ini untuk menutupi kelangkaan blanko sejak Juni 2016. Setelah blanko sampai, kendala baru terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yakni macetnya jaringan internet.

Hal ini membuat pencetakan e-KTP ditunda sampai belum waktu yang dipastikan. "Meski blanko telah diterima, E-KTP tetap tidak bisa dicetak karena terganggu jaringan," sebut kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sungai Penuh, Zamroni kepada awak media, Senin (17/4).

Zamroni membenarkan pihaknya telah mendapatkan blanko E-KTP. Untuk Pemkot Sungai Penuh  distibusi sebanyak 4 ribu blanko EKTP yang telah diterima.

Ia menjelaskan jumlah tersebut tidak mencukupi dari jumlah masyarakat Sungai Penuh yang telah melaksanakan perekaman E-KTP. Zamroni menyebutkan jumlahnya 1.500 orang sesuai diterbitkannya surat keterangan (Suket). Tapi untuk masyarakat yang tidak punya E-KTP lebih dari 30 ribu. Ini artinya kebutuhan blanko masih banyak.

Untuk itu, hingga saat ini pihaknya mengambil kebijakan untuk menerbitkan dan memeroses E-KTP bagi masyarakat yang datang ke kantor.

"Siapa yang dulu datang itu yang E-KTPnya diproses," ungkapnya.

Namun sayangnya, lanjut Zamroni meski blanko sudah ada untuk sementara E-KTp tetap belum bisa dicetak. Karena adanya permasalahan gangguan jaringan. Permasalahan jaringan menghambat penerbitan dan pelaksanaan e-KTP. "Yang jelas, saat ini sudah berlaku UU no 24 tahun 2013 yang menyatakan E-KTP tidak lima tahun, sudah seumur hidup," terangnya.

Hal yang sama juga terjadi di dinas Dukcapil Kabupaten Kerinci. Kepala Disdukcapil Kerinci, Hakiman menjelaskan jaringan internet terganggu. Sehingga pelaksanaan penerbitan E-KTP tidak bisa dilaksanakan. Ia sebutkan untuk bulan ini pihaknya masih harus mengeluarkan Suket sebagai tanda E-KTP. Sebab untuk percetakan diperkirakan bulan depan baru bisa dicetak. "Bulan ini juga bisa jaringan internet kendala. kalau bulan depan mudah-mudahan bisa," ungkapnya

Hakiman menambahkan untuk Kabupaten Kerinci pada tahap pertama telah mendapat jatah 8 ribu blanko. Sedangkan kebutuhan 11 ribu sesuai dengan jumlah masyarakat yang telah menyelesaikan perekaman dan Suket yang dikeluarkan. Artinya masih butuh tambahan sekitar 3 ribu pada tahap selanjutnya. "Kita gunakan blanko yang ada dulu. Kekurangan lainnya akan diajukan lagi pada tahap kedua. Bulan depan baru bisa E-KTP diterbitkan," tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved