12 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Selama Setahun, Ini Upaya DP3A Sarolangun
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun mulai menyusun program dan mensosialisasikannya
Penulis: Herupitra | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun mulai menyusun program dan mensosialisasikannya.
Semua elemen diminta lebih proaktif dalam memperhatikan kekerasan dan pelecehan seksual pada perempuan dan anak disekitarnya.
Kepala DP3A Kabupaten Sarolangun, Febriati mengatakan, dalam hal ini pihanya lebih mengharapkan pada pemerintahan desa untuk mengalokasikan dana desa yang masuk untuk memberi penyuluhan pada masyarakat agar mencegah dan melaporkan pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sarolangun, yang ada di DP3A Sarolangun.
“Kami baru saja menggelar rapat internal, agar kedepannya masyarakat lebih mengenal dan melaporkan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap perempuan pada P2TP2A Sarolangun, sebelum menempuh jalur hukum,” ujar Febriati, Senin (20/2).
Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan koordinasi dengan istansi terkaiat. Seperti Polri, Kejaksaan, PKK Kabupaten maupun PKK Kecamatan, kelompok pengajian, hingga Pemprov Jambi.
Disinggung berapa kasus yang ditangani pihak P2TP2A selama Januari hingga Februari ini. Febriati memaparkan sedikitnya telah menangani dua belas kasus, dengan rincian delapan kasus anak dan empat kasus kekerasan perempuan.
“Hanya saja untuk kekerasan perempuan mereka sebatas konseling,” paparnya.
Didesak apa penyebab kasus tersebut terjadi, Febriati menjelaskan karena pengaruh media sosial, dan dilakukan oleh orang dekat.
”Mayoritas karena pengaruh video tidak senonoh di Handphon,”terangnya.
eleh karena itu, Febriati kembali menghimbau pada masyarakat agar melaporkan pada P2TP2A Sarolangun yang ada di Dinas P3A Sarolangun jika mengetahui dan melihat adanya tindakan kekerasan dan pelecehan seksual pada perempuan dan anak.
”Silakan lapor, kapanpun kita siap turun,” tandasnya.