Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Guys Ini Loh Cara Kenali Sifat Dan Karakter Seseorang Lewat Tulisan Tangan

Bahkan orientasi seksual pun terpampang jelas melalui beberapa anggota badan. Salah satu tanda untuk menguak hal itu adalah tulisan tangan

Editor: bandot
shutterstock
Tulisan dapat mengungkapkan perasaan hati yang paling jujur 

TRIBUNJAMBI.COM - Manusia sulit berpura-pura soal "jerohannya". Ada beragam jejak yang bisa dibaca orang tentang kepribadiannya.

Bahkan orientasi seksual pun terpampang jelas melalui beberapa anggota badan. Salah satu tanda untuk menguak hal itu adalah tulisan tangan.

Ya, tulisan tangan yang sudah jarang kita lakukan seiring maraknya layanan pesan singkat dan surat elektronik itu bisa menjadi pintu gerbang buat mengorek kepribadian dan karakter kita.

"Tak bisa disangkal lagi bahwa tulisan tangan seseorang itu khas. Karakteristik bentuknya tidak bisa benar-benar ditiru oleh orang lain," tulis Camillo Baldi dalam bukunya A Method to Recognize the Nature and Quality of a Writer.

Buku ini diterbitkan tahun 1622 dan diyakini menjadi buku pertama yang menganalisis tulisan tangan. Camillo sendiri adalah dokter dan filsuf dari Italia serta guru besar di Universitas Bologna.

Tulisan tangan memang bukan hasil karya tangan semata. Ada yang menyatakan bahwa tulisan tangan seharusnya disebut dengan tulisan otak sebab perintah gerak yang membuat tulisan berasal dari otak, bukan dari tangan.

"Makanya tidak aneh jika ada orang yang bisa menulis menggunakan kaki," kata Achsinfina H.S.,CHA, grafolog yang berpraktik di kawasan Bintaro.

Menurut Sinta, begitu Achsinfina H.S.,CHA dipanggil, karakter seseorang merupakan rangsangan dari lingkungan sejak kecil hingga besar.

Bentuk atau ukuran huruf seseorang bisa saja berubah, tapi gerakan spontan saat anak-anak membuat "tulisan cakar ayamnya" akan tetap terlihat.

90% lebih akurat

Untuk bisa dianalisis tentu saja kita harus menyerahkan hasil tulisan tangan kita. Sinta mensyaratkan minimal kita membuat 15 baris tulisan.

"Tiga baris sih sebenarnya oke-oke saja," kata wanita yang memperoleh Certificate Handwriting Analysis dari negeri Paman Sam ini. Tulisan tadi harus digoreskan di atas kertas HVS berbobot sekitar 80 g tanpa garis.

Mengapa polos? Baseline atau kerataan tulisan ternyata termasuk faktor yang dinilai.

Tidak ada ketentuan harus menulis apa. Bukan cerita yang dinilai. Juga tidak perlu mengerahkan ingatan bagaimana membuat tulisan halus.

Grafologi tidak melihat apakah tulisan Anda cantik atau berantakan. Cuma, untuk alat tulisnya harus menggunakan bolpoin standar.

Lebih bagus warna hitam. Alat tulis seperti boxy atau pulpen, menurut Sinta, dapat membuat analisis bias sebab kuat lemah tekanan tulisan tidak terbaca.

Cukup itu saja dan tunggu "ocehan" Sinta soal watak Anda. Jangan marah atau tersinggung ketika Anda baru menyadari ada sifat negatif yang ngendon di tubuh Anda.

Mungkin Anda bingung. Kok hampir semuanya cocok ya? Intisari sendiri hanya mengiya-iyakan saja sambil tersipu-sipu ketika coretan-coretan hasil wawancara "dibaca" Sinta.

Belajar Grafologi
Belajar Grafologi

Ada beberapa karakter dan goresan yang bisa digunakan untuk mengintip karakter seseorang. "Misalnya huruf o, i, atau t," kata Sinta. Perhatikan huruf "o" yang Anda buat.

Jika tidak menutup sempurna pertanda Anda cenderung berbohong. Huruf "o" juga menguak seseorang apakah ia teliti atau tidak. Dari penulisan huruf "i" bisa ketahuan apakah seseorang peduli pada detail atau tidak.

Sementara huruf "t" akan memberikan pembacaan soal kepercayaan diri. Tentu saja analisis tidak hanya melihat satu huruf saja. Aspek lain pun akan mempengaruhi penilaian karakter seseorang.

Besar kecil huruf (yang diukur menggunakan penggaris), fluktuasi tulisan (makanya, Sinta menyuruh kita menulis di kertas tanpa garis), kecondongan tulisan (apakah miring ke kanan, tegak, atau miring ke kiri), serta lebar tulisan merupakan beberapa aspek yang turut berperan dalam penilaian.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved