THR

THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Perhitungan Jumlahnya

Menjelang lebaran 2016, Dinas Sosial tenaga kerja dan transmigrasi (Sosnakertrans)

THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Perhitungan Jumlahnya
Net

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Menjelang lebaran 2016, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Sarolangun telah menyurati sejumlah perusahan. Setiap perusahaan diminta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya paling lambat H-7 lebaran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosnakertrans Sarolangun, H Arsyad ditemui, Kamis (16/6). Dia menyebutkan, dalam rangka terpenuhinya hak-hak pekerja di Kabupaten Sarolangun, Pemkab Sarolangun layangkan surat peringatan bagi seluruh perusahaan untuk membayar THR.

Hal itu dilakukan jelasnya, untuk mengantisipasi keterlambatan pembayaran THR. Tepatnya waktu pemberian, THR bisa dimanfaatkan karyawannya untuk kepentingan selama lebaran.

“Jika diberikan sudah mepet dengan lebaran, nanti azas manfaatnya kurang,” kata Arsyad.

Arsyad menyebutkan, pada prinsifnya seluruh karyawan yang dipekerjakan oleh perusahaan mendapat THR, baik yang sudah lama bekerja maupun yang baru satu bulan. Hanya saja ada rumusnya untuk nominal THR yang belum satu tahun.

“Kalau yang lebih satu tahun minimal satu bulan gaji. Kalau yang belum satu tahun nanti ada rumusnya,” tambah Arsyad.

Disinggung apakah Dinsosnakertrans membuka posko pengaduan terkait pembayaran THR. Arsyad mengatakan pihaknya, tetap membuka posko pengaduan. Bagi karyawan yang merasa tidak menerima THR atau tidak sesuai dengan gaji yang diterima melaporkan ke Kantor Dinsosnakertrans bidang Hubungan Industri.

Bukan hanya kewajiban membayar THR tegasnya, perusahaan juga disarankan untuk menyediakan kendaraan untuk mudik para pekerjanya. Sehingga tidak membuat perjalanan mudik karyawan terkatung-katung.

“Kalau mereka menggunakan bus umum dikhawatirkan tidak dapat mobil, dan tidak sampai ke kampung halaman tepat waktu. Tetapi jika disediakan perusahaan otomatis lebih aman dan tepat waktu,” tandas Arsyad.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved