Minggu, 14 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Yang Ter

Inilah 5 Kelenteng Tertua di Indonesia

Kelenteng- kelenteng cantik berusia ratusan tahun, bukan saja menjadi tempat wisata religi yang memuaskan.

Tayang:
Editor: Fifi Suryani
DOK/KONTAN

Sedangkan harimau melambangkan keberanian dan pelindung dari roh-roh jahat, serta pelindung arah barat (musim gugur).

- Lubang hawa dan cahaya bulat besar pada dinding dihias ornamen sepasang naga yang sangat indah. Pada setiap pilar di serambi Kelenteng Hok Tek Ceng Sin Jepara terdapat lukisan binatang yang menggambarkan 12 Shio dalam tradisi Tionghoa, yaitu Tikus, Kerbau, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.
Sumber foto : hoktekcengsinbio.blogspot.com

Nama : Khong Cu Bio Talang

Alamat : Jl. Talang No. 2 Cirebon - Jawa Barat

Tahun berdiri : Tahun 1450

Pendiri : Tan Sam Chai atau H. Moh. Syafei

Nilai Histori : - Kelenteng Talang menghadap ke arah timur, dibangun di atas lahan yang luas keseluruhannya 400 m2. Untuk memasuki kelenteng melalui gerbang dengan dua daun pintu kayu. Atap pintu berbentuk atap pelana atau kapal terbalik. Di halaman kelenteng ini tidak ditemui tempat pembakaran seperti kelenteng yang lainnya. Lantai halaman ini menggunakan tegel abu-abu yang sudah hancur. Menurut penuturan Bapak Sujito halaman ini dahulu bertegel warna merah.

- Dua umpak di depan berupa batu andesit bulat polos. Lantai di ruang utama berupa tegel warna merah dengan ukuran 40 x 40 cm. Kuda-kuda berhias ukiran motif flora dan fauna dominan warna hijau. Altar utama di ruang ini terbuat dari bahan kayu jati. Altar tersebut merupakan tempat persembahyangan kepada Kong Hu Chu. Di sebelah kiri Kong Hu Chu terdapat dewa Tam San Chai dan di sebelah kanan terdapat leluhur.

- Kata “Talang” yang dijadikan nama kelenteng ini, menurut bahasa Cina, berasal dari kata toa lang yang berarti “orang besar” atau “tuan besar”. Sebutan itu ditujukan kepada tiga orang laksamana besar utusan Kaisar Ming yang mendarat di Cirebon pada abad ke-14. Mereka adalah Chengho (Chenghe), Fa wan (Fa Xien) dan Khung Wu Fung, yang semua beragama Islam. Selama di Cirebon mereka membangun mesjid dan bangunan lain yang digunakan untuk tempat berkumpul kaun muslim Tionghoa.

Hingga sekarang kelenteng yang disebut juga Kelenteng Soeh Boen Pang Gie Soe (Rumah Abu Leluhur) ini belum pernah dipugar.

Sumber foto : disbudparprovjabar.go.id

Nama : Hong Tiek Hian

Alamat : Jl Dukuh GG.II/ 2 dan Jl Dukuh N0.23/ I, Surabaya - Jawa Timur

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved