Anak Aktif di Media Sosial? Aduh Jangan Sampai

Hampir semua anak-anak saat ini sepertinya sudah menggunakan gadget.

Editor: Nani Rachmaini
zoom-inlihat foto Anak Aktif di Media Sosial? Aduh Jangan Sampai
shutterstock
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM – Hampir semua anak-anak saat ini sepertinya sudah menggunakan gadget. Selain untuk sarana komunikasi telepon, bermain game, hingga mengakses media sosial.

Nah, mengakses media sosial seperti Facebook dan Twitter kerap membuat anak-anak menjadi lupa waktu.

Lebih dari itu, menurut sebuah penelitian, anak-anak yang sering menggunakan media sosial dalam waktu lama, lebih berisiko dua kali lipat mengalami masalah pada kesehatan mental.

Berdasarkan data sekitar tahun 2012-2013, sebesar 56 persen anak-anak bisa menghabiskan waktu menggunakan media sosial selama 3 jam atau lebih. Sekitar 8 persen dari anak-anak tersebut, mengakses media sosial pada hari sekolah.

Menurut peneliti, lebih banyak anak perempuan yang kecanduan media sosial dibanding anak laki-laki. Jumlahnya sebesar 11 persen atau sekitar satu dari 10 anak perempuan yang menghabiskan waktu mengakses media sosial lebih dari tiga jam.

Data National Statistics menemukan, sejumlah anak-anak yang menghabiskan banyak waktu dengan media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Pinterest mengalami masalah emosional, hiperaktif, dan perilaku buruk.

Peneliti mengungkapkan, media sosial bisa menyebabkan anak terkena cyber bullying. Cyber bullying bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental anak seperti stres dan depresi. Anak-anak memang bisa berkomunikasi dengan banyak orang di media sosial.

Namun, interaksi sosial secara langsung lebih penting. Penelitian lain juga menunjukkan perilaku menonton televisi atau menonton video terlalu lama juga meningkatkan risiko depresi, gangguan cemas, dan tekanan emosional.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved