Ada Makam Raja Kesultanan Melayu Jambi di TPU Putri Ayu

Di bagian belakang TPU Putri Ayu terdapat puluhan makam terlihat tidak beraturan, bahkan banyak diantaranya juga telah rata dengan tanah.

Ada Makam Raja Kesultanan Melayu Jambi di TPU Putri Ayu
TRIBUN JAMBI/BANDOT ARYWONO
makam bangsawan dan raja kesultanan Melayu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Bandot Arywono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Putri Ayu berada di Jalan Kemboja, RT 07, Kelurahan Sungaiputri, Telanaipura, Kota Jambi dikenal sebagai pemakaman bersejarah. Di sana ada makam Nyimas Rahima atau Putri Ayu.

Selain makam Putri Ayu yang bisa ditemukan dibagian depan atau pintu masuk ke TPU yang berada di bantaran Danau Sipin, di dalam kompleks pemakaman juga terdapat kuburan-kuburan tua yang diperkirakan merupakan taman makam raja dan kesultanan negeri Melayu Jambi.

Di bagian belakang TPU Putri Ayu terdapat puluhan makam terlihat tidak beraturan, bahkan banyak diantaranya juga telah rata dengan tanah.

Di tengah perjalanan menuju bagian belakang melewati jalan setapak yang telah dibangun dengan conblok terlihat tanah disekitar beberapa kuburan amblas karena kikisan air hujan ataupun berlubang karena merupakan bekas akar pohon, meski rata dengan tanah adanya nisan dari kayu bulian dan juga beberapa diantaranya dari batu menjadi penanda bahwa tanah tersebut merupakan makam.

Tak kurang ada sebanyak 21 orang raja ataupun bangsawan yang disemayamkan di makam-makam tersebut. Bahkan beberapa nama yang disemayamkan di pekuburan itu diantaranya yakni istri dan keturunan dari Sultan Thaha yakni Raden Saleh bin Sultan Thaha yang tertulis merupakan Raja Tanah Garo yang wafat pada tahun 1901 dan juga RTS Maimunah Isteri Sultan Thaha yang wafat pada tahun 1894.

Selain itu juga terdapat kuburan istri dari Pangeran Prabu yakni RTS Hafsah binti Sultan Thaha yang merupakan Ratu Lubuk Ruso yang wafat pada tahun 1942, ada juga kuburan Pangeran Aryo bin Pangeran Muhammad Mahidin Raja Lubuk Ruso yang wafat pada tahun 1921, ada juga kuburan Pangeran Arifin bin Pangeran Adipati Raja Lubuk Ruso yang wafat pada tahun 1824, dan juga kuburan dari Raden Tembong bin Sultan ThahaRaja Tanah Pilih yang meninggal tahun 1894.

Penulis: bandot
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved