Sabtu, 13 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Senam Jambi Emas

Menghidupkan Olahraga Bernama Senam Jambi Emas

Senam Jambi sempat populer di tahun 2006. Seiring waktu namanya tak terdengar kembali. Komunitas pecinta olah raga Indonesia

Tayang:
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani

TRIBUNJAMBI.COM - Senam Jambi sempat populer di tahun 2006. Seiring waktu namanya tak terdengar kembali. Komunitas pecinta olah raga Indonesia yang dibentuk pada 2011, kemudian mencoba menghidupkan kembali senam tersebut di daerah asalnya.

Tujuannya sederhana, menjaga warisan budaya Jambi sekaligus mendapatkan kebugaran. Kecintaan komunitas ini pada senam membuat mereka kemudian meleburkan seni budaya Jambi dengan olah raga. Itu yang kemudian mereka namakan Senam Jambi Emas.

Cikal bakal senam Jambi Emas adalah senam Jambi yang pernah populer di Jambi pada 2006. Hanya saja senam nasional terus masuk mengisi banyak kegiatan kebugaran di Jambi, perlahan senam Jambi mulai ditinggalkan.

Adalah Endarman Saputra, Wiwin Binadibu, Ugi Nugraha, Roli Mardian dan Atri Widowati. Mereka adalah sekelompok masyarakat yang peduli akan senam ini. Sayang kiprah mereka tak melaju mulus, sebab Endarman meneruskan study-nya di Korea Selatan, tepatnya di Kyungpook National University.

Setelah menamatkan gelar S3 pada Juli 2014, Endarman kembali ke Jambi. Dan dia kembali bertemu dengan kawan lamanya. Ia mengajak untuk kembali menghidupkan senam Jambi yang sempat populer pada 2006.

"Yuk kita buat Senam Jambi Dua," kata Endarman menjelaskan kala dirinya mengajak temannya untuk kembali mempopulerkan senam Jambi dulu ada.

Kelima pemuda pecinta olahraga ini kemudian mencoba membuat berbagai gerakan-gerakan baru. Selama enam bulan mereka terus berusaha memadukan koreografi, hingga akhirnya pertengahan Februari ini, mereka sepakat menamakan senam Jambi jilid dua menjadi Senam Jambi Emas.

"Ini sebagai wujud dukungan pada pemerintah Jambi, yang ingin mewujudkan Jambi emas," kata Endarman.

Senam ini kemudian dikenalkan pada masyarakat di Gedung Olahraga (GOR) Kota Baru Jambi, pada Senin (23/2) lalu. Ada 300 an peserta yang ikut berlatih Senam Jambi Emas. Rata-rata mereka adalah guru olah raga, instruktur senam, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat pecinta olah raga. Mereka tak hanya datang dari kota Jambi tetapi dari semua daerah kabupaten di Jambi.

"Semua daerah ada perwakilannya, ada yang pegawai, guru olahraga, masyarakat juga ada," kata Endarman.

Sejak pagi hingga sore hari, GOR Kota Baru terus riuh dengan suara ratusan orang yang ikut Senam Jambi Emas. Mereka bergerak maju mundur, ke kanan ke kiri, tangan mereka memutar di depan dada lalu melepasnya dan serentak teriak "Haaaa..." "Kurang kencang!," kata satu instruktur, "Haaaa...!" ramai sekali.

Sekilas yang mereka lakukan terlihat tak beda dengan senam aerobik yang sering muncul di televisi. Tetapi bila diperhatikan ada beberapa gerak mereka yang mirip dengan tari Jambi. tak hanya itu, lagu yang diputarpun mendendangkan lagu Jambi yang khas ditelinga masyarakat. Endarman mengaku gerak Senam Jambi Emas ini mengadopsi gerak tari daerah dan seni musik.

"Kita memang kolaborasikan ini dengan seni budaya, musik daerah dan olahraga," katanya.

Ada enam tari daerah yang diadopsi, dan tujuh lagu daerah Jambi yang kemudian dikolaborasikan dengan gerak senam. Endarman menyebutkan beberapa tari yang dikolaborasikan dalam gerak senam, yakni tari Langkah Tak Jadi, Tebas, Injak Baro, Sauh, Melenggang, dan Tari Sembah.

Sedangkan tujuh lagu yang diadopsi yaitu lagu negeri Jambi, lagu Kota Jambi, Rumah Gadeang, Makmurnyo Negeri, Jambi Kota Beradat, Nyayian Anak Rantau dan Nandung. Lagu-lagu tersebut kata Endarman merupakan karangan dari pencipta laku kenamaan di Jambi: Andi Gomes, Herman TBJ, Alek AR, Rd. Irwansyah dan HT Wijaya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved