Senam Jambi Emas

Menghidupkan Olahraga Bernama Senam Jambi Emas

Senam Jambi sempat populer di tahun 2006. Seiring waktu namanya tak terdengar kembali. Komunitas pecinta olah raga Indonesia

Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
Menghidupkan Olahraga Bernama Senam Jambi Emas
tribun jambi/bandot arywono
Peserta mengikuti senam di GOR Kotabaru Jambi

TRIBUNJAMBI.COM - Senam Jambi sempat populer di tahun 2006. Seiring waktu namanya tak terdengar kembali. Komunitas pecinta olah raga Indonesia yang dibentuk pada 2011, kemudian mencoba menghidupkan kembali senam tersebut di daerah asalnya.

Tujuannya sederhana, menjaga warisan budaya Jambi sekaligus mendapatkan kebugaran. Kecintaan komunitas ini pada senam membuat mereka kemudian meleburkan seni budaya Jambi dengan olah raga. Itu yang kemudian mereka namakan Senam Jambi Emas.

Cikal bakal senam Jambi Emas adalah senam Jambi yang pernah populer di Jambi pada 2006. Hanya saja senam nasional terus masuk mengisi banyak kegiatan kebugaran di Jambi, perlahan senam Jambi mulai ditinggalkan.

Adalah Endarman Saputra, Wiwin Binadibu, Ugi Nugraha, Roli Mardian dan Atri Widowati. Mereka adalah sekelompok masyarakat yang peduli akan senam ini. Sayang kiprah mereka tak melaju mulus, sebab Endarman meneruskan study-nya di Korea Selatan, tepatnya di Kyungpook National University.

Setelah menamatkan gelar S3 pada Juli 2014, Endarman kembali ke Jambi. Dan dia kembali bertemu dengan kawan lamanya. Ia mengajak untuk kembali menghidupkan senam Jambi yang sempat populer pada 2006.

"Yuk kita buat Senam Jambi Dua," kata Endarman menjelaskan kala dirinya mengajak temannya untuk kembali mempopulerkan senam Jambi dulu ada.

Kelima pemuda pecinta olahraga ini kemudian mencoba membuat berbagai gerakan-gerakan baru. Selama enam bulan mereka terus berusaha memadukan koreografi, hingga akhirnya pertengahan Februari ini, mereka sepakat menamakan senam Jambi jilid dua menjadi Senam Jambi Emas.

"Ini sebagai wujud dukungan pada pemerintah Jambi, yang ingin mewujudkan Jambi emas," kata Endarman.

Senam ini kemudian dikenalkan pada masyarakat di Gedung Olahraga (GOR) Kota Baru Jambi, pada Senin (23/2) lalu. Ada 300 an peserta yang ikut berlatih Senam Jambi Emas. Rata-rata mereka adalah guru olah raga, instruktur senam, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat pecinta olah raga. Mereka tak hanya datang dari kota Jambi tetapi dari semua daerah kabupaten di Jambi.

"Semua daerah ada perwakilannya, ada yang pegawai, guru olahraga, masyarakat juga ada," kata Endarman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved