Harga BBM Terbaru
Pemotor di Jambi Tutup Lagi Tangki, Hari Kedua Pertamax Naik
Di SPBU Pal 7 Kota Jambi, dalam sehari, lebih dari 100 pengendara motor yang membatalkan pengisian Pertamax dan beralih ke Pertalite.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: asto s
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Awalnya, Bimo masuk ke jalur antrean Pertamax yang hanya ada dua sepeda motor pengantre, lalu membuka jok dan tangki. Namun, tak berapa lama, dia menutupnya lagi, kemudian pindah ke jalur yang berisi belasan sepeda motor. Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax mulai terlihat di Kota Jambi pada hari kedua pemberlakuan, Kamis (11/6/2026).
Di beberapa SPBU Kota Jambi, sejumlah pengendara yang biasanya mengisi Pertamax, mengurungkan niat. Mereka beralih ke Pertalite yang merupakan BBM subsidi untuk mencoba menekan pengeluaran.
Di SPBU Pal 7 Kota Jambi, Kamis (11/6) pagi, Bimo S (34) yang berkendara sepeda motor masuk jalur pengisian Pertamax.
Hanya berselang beberapa detik, setelah mengetahui harga terbaru, dia menutup kembali jok dan tangki motornya, lalu berpindah ke antrean Pertalite.
Fenomena serupa beberapa jaku terjadi selama dua hari terakhir, sejak harga Pertamax naik.
Sejumlah pengguna kendaraan roda dua memilih beralih ke BBM yang lebih murah, meski sebelumnya rutin menggunakan Pertamax.
Hitung-hitungan Uang
Di SPBU Pal Merah, Kota Jambi, kondisinya serupa. Antrean di barisan Pertalite mencapai sekira 30 motor, sementara Pertamax sepi.
Beberapa di antara pemotor, kepada Tribun Jambi, mengaku beralih dari Pertamax ke Pertalite.
"Selisihnya banyak juga, hampir Rp4.000. Kalau isi 3 liter, tambahnya lebih dari Rp10 ribu," ujar Cak Bas, pengendara Scoopy.
Cak Bas biasa mengisi BBM Pertamax 3 hari sekali, atau 2-3 kali seminggu. Sekali isi Rp30 ribu.
Dalam sebulan, warga Jerambah Bolong itu menyiapkan uang sekira Rp300 ribuan untuk membeli Pertamax.
Kini, setelah ada kenaikan harga, dia mulai hitung-hitungan. "Kalau dihitung, sebenarnya nilainya memang gak begitu besar, ya, bagi saya. Rp4.000 dikalikan 2 liter sekali isi, dikalikan 10 kali isi sebulan, tambahnya sekitar Rp80 ribu per bulan tambahnya. Tapi kalau Rp80 ribu itu untuk isi bensin (BBM) lagi, kan dapat berapa kali lagi itu," ujarnya.
Hari ini, merupakan kali pertama Cak Bas menggunakan Pertalite.
Di SPBU tersebut, setidaknya tiga pemotor pun mengungkapkan hal senada dengan Cak Bas kepada Tribun Jambi.
Pengakuan para pemotor itu, Kamis (11/6) menjadi hari pertama mereka beralih ke Pertalite.
Ingin Praktis
| Dampak Pertamax Naik di Jambi Baru Terlihat Hari Kedua, Pindah Massal ke Pertalite |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Warga Merangin Keluhkan Beban Ekonomi Bertambah |
|
|---|
| Ada Warga Jambi Setia Pakai Pertamax Meski Harga Naik, Ingin Motor Awet |
|
|---|
| Kenaikan Pertamax Tak Ganggu Agenda Liburan, Komunitas BMC Tetap ke Sumbar |
|
|---|
| Pertamax Naik, Masyarakat Batang Hari Mengeluh dan Beralih ke Pertalite |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/isi-pertamax-di-jambi.jpg)