Doa Angelus atau Doa Malaikat Tuhan di Tradisi Katolik, Dilakukan Pukul 06.00, 12.00 dan 18.00

Doa Angelus atau Doa Malaikat Tuhan di Tradisi Katolik, Dilakukan Pukul 06.00, 12.00 dan 18.00

Editor: Duanto AS
pxhere.com
Patung malaikat di Katedral Milan, Italia. 

Doa Angelus atau Doa Malaikat Tuhan di Tradisi Katolik, Dilakukan Pukul 06.00, 12.00 dan 18.00

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam tradisi Katolik Roma ada doa yang dilakukan tiga kali dalam sehari, yaitu Doa Malaikat Tuhan (Dalam bahasa Latin Angelus Domini nuntiavit Mariae).

Doa yang biasa disebut Doa Angelus ini merupakan satu di antara devosi untuk menghormati Tuhan yang menjadi manusia.

Doa Angelus dilakukan tiga kali dalam sehari, pada pagi hari pukul 06.00, siang hari pukul 12.00 dan sore hari pukul 18.00, ketika lonceng dibunyikan.

Doa Malaikat Tuhan terdiri dari tiga kali doa Salam Maria, diselingi dengan beberapa ayat, jawaban dan sebuah doa.

Baca: Doa Pagi Dalam Ajaran Katolik, Bisa Dilakukan Anak-anak s/d Dewasa Sebelum Beraktivitas

Baca: Panduan Doa Malam dalam Ajaran Katolik, Memberi Ketenangan Diri saat Tidur Malam

Baca: Doa Sebelum Makan dan Doa Sesudah Makan dalam Ajaran Katolik, Sederhana Tapi Banyak yang Lupa

Melansir wikipedia, kebiasaan untuk mendoakan doa pada pagi hari dimulai di Parma, Italia, pada 1318, ketika tiga kali doa Bapa Kami dan tiga kali doa Salam Maria diperintahkan untuk didoakan, untuk mendapatkan berkat kedamaian.

Lonceng yang memberikan tanda dikenal sebagai Peace Bell. Hal serupa juga ditetapkan oleh Uskup Agung Arundel pada 1399.

Lonceng yang dibunyikan pada siang hari dimaksudkan untuk memanggil orang-orang beriman untuk melakukan meditasi sebagai peringatan akan sengsara Yesus, dan hanya dibunyikan pada hari Jumat. Tetapi setelah beberapa saat, lonceng juga dibunyikan pada hari-hari lainnya.

Berikut ini panduan untuk Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus

Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus

( Tanda Salib )

Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan,
Bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.
Salam Maria ...

Aku ini hamba Tuhan,
Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.
Salam Maria ...

Sabda sudah menjadi daging,
Dan tinggal diantara kita.
Salam Maria ...

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
Supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Marilah berdoa (Hening)

Ya Allah, karena kabar malaikat
kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia;
curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami,
supaya karena sengsara dan salib-Nya,
kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia.
Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami.

(Amin)

Baca: Pentahbisan Imamat Antonius Manik di Jambi, Pastor yang Pernah Sekolah di SMP Muhammadiyah

( Tanda Salib )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved