Yang Dilakukan Kakek Prabowo Subianto 73 Tahun Lalu, Membuat Perubahan Besar di Indonesia

Apa kaitan kakek Prabowo Subianto dengan peristiwa yang terjadi pada tanggal itu? Berikut ini catatan sejarah 73 tahun lalu...

Editor: Duanto AS
wikipedia
Margono Djojohadikusomo (duduk kanan), dan cucu-cucunya: Hashim Djojohadikusumo (duduk tengah), Siti Katoemi Wirodihardjo (duduk kiri), Prabowo Subianto (kanan atas) dan kedua saudari Prabowo pada tahun 1963 di Kuala Lumpur 

Apa kaitan kakek Prabowo Subianto dengan peristiwa yang terjadi pada tanggal itu? Berikut ini catatan sejarah 73 tahun lalu...

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa yang terjadi terjadi pada 5 Juli 1946 ini terkait dengan kakek Prabowo Subianto?

Kakek dari Prabowo bernama Margono Djojohadikusumo.

Sementara itu, ayah dari Prabowo bernama Soemitro Djojohadikusumo yang merupakan ekonom Indonesia.

Tanggal tersebut merupakan hari pendirian bank komersial tertua dalam sejarah Republik Indonesia.

Baca Juga

 Penelusuran Aiman Witjaksono: Dugaan Kerusuhan 22 Mei Korban Dieksekusi di Tempat Lain Lalu Di-drop

 Analisis Pengamat Jelang Keputusan Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019? Benarkah Bisa Seperti ini?

 Chat WA di Ponsel Jessisca Bikin Kaget, Sang Ibu Tak Pernah Sangka Isinya Sampai Tega Seperti Ini

 Giant Diskon Besar-besaran, Mengapa 6 Gerai Ritel Tutup pada 28 Juli 2019? Strategi Bisnis Baru?

 Yang Terjadi Pada Komedo Setelah 25 Tahun Dibiarkan, Begini Proses Pembersihannya, Yakin Mau Nonton?

Pada tanggal itu, Bank Negara Indonesia atau populer dengan sebutan BNI didirikan.

Maka tak heran, orang-orang generasi lama menyebutnya dengan sebutan BNI 46.

Perlu diketahui, BNI merupakan bank milik pemerintah, dalam bentuk BUMN.

Melansir wikipedia, saat ini BNI mempunyai 914 kantor cabang di Indonesia dan 5 di luar negeri.

BNI juga mempunyai unit perbankan syariah, namun sejak 2010 telah spin off (memisahkan diri) dengan nama BNI Syariah

Mari kita merunut pendirian BNI ini!

PT Bank Negara Indonesia Tbk didirikan Margono Djojohadikusumo, yang merupakan satu dari anggota BPUPKI, lalu mendirikan bank sirkulasi/sentral yang bertanggung jawab menerbitkan dan mengelola mata uang RI.

Tokoh ini merupakan ayah dari Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, sekaligus kakek Prabowo Subianto.

Margono merupakan seorang pionir dan berhasil menanamkan nilai-nilai dan cara pandang bisnis perbankan di Indonesia, menggantikan peranan De Javasche Bank pada era penjajahan.

Margono Djojohadikusomo (duduk kanan), dan cucu-cucunya: Hashim Djojohadikusumo (duduk tengah), Siti Katoemi Wirodihardjo (duduk kiri), Prabowo Subianto (kanan atas) dan kedua saudari Prabowo pada tahun 1963 di Kuala Lumpur
Margono Djojohadikusomo (duduk kanan), dan cucu-cucunya: Hashim Djojohadikusumo (duduk tengah), Siti Katoemi Wirodihardjo (duduk kiri), Prabowo Subianto (kanan atas) dan kedua saudari Prabowo pada tahun 1963 di Kuala Lumpur (wikipedia)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved