Profil 9 Hakim Konstitusi di Sidang Sengketa PHPU Pilpres 2019, Cek Asal Kampus hingga Karier
Berikut ini profil sembilan hakim konstitusi di sidang PHPU Pilpres 2019. Sidang perdana digelar besok.
Berikut ini profil sembilan hakim konstitusi di sidang PHPU Pilpres 2019. Sidang perdana digelar besok.
TRIBUNJAMBI.COM -Sidang perdana perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk capres dan cawapres Pemilu 2019 akan digelar pada Jumat (14/6/2019).
Sidang akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK).
Persidangan perdana untuk perkara tersebut Hasil akhir sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden tersebut kini berada di tangan 9 Hakim Konstitusi.
Putusan yang akan dibacakan pada 28 Juni 2019, akan menentukan pemimpin Indonesia untuk 5 tahun mendatang.
Baca Juga
Pekerjaan Lain Yunarto Wijaya yang Tak Diketahui Orang, Diincar Pembunuh Bayaran Kelas Nasional
Kondisi Vanessa Angel saat Dikabarkan Pindah Agama, Sang Ayah Beri Bukti yang Mengharukan
Viral 2 Orang Pelukan Posisi Terbaring Ternyata Gancet, Alat Vital Cowok Tercepit di Punya Cewek
Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 untuk PNS, TNI dan Polri, Jangan Lupa Bikin Rencana Penggunaan
Sang Ibu Kaget saat Periksa Isi Chat WA Jessica, Kalimat dan Foto Syur Bagian Bawah Mengejutkan
Api Membumbung di Desa Pompa Air, Kolam Tampung Minyak Ilegal Meledak, Warga Tewas
Berikut profil 9 hakim yang akan menangani perkara PHPU:
1. Anwar Usman

Anwar merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi saat ini.
Pria yang lahir pada 31 Desember 1956 ini mendapat gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta, pada 1984.
Anwar kemudian memeroleh gelar S-2 Program Studi Magister Hukum STIH IBLAM Jakarta, pada 2001. Setelah itu, pada 2010, Anwar menempuh gelar S-3 Program Bidang Ilmu Studi Kebijakan Sekolah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Pria yang mencintai seni peran dan teater ini pernah memegang sejumlah jabatan di Mahkamah Agung, di antaranya menjadi Asisten Hakim Agung mulai dari 1997 – 2003.
Kemudian berlanjut dengan menjadi Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung selama 2003 – 2006.
Kemudian, pada 2005, Anwar diangkat menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta dengan tetap dipekerjakan sebagai Kepala Biro Kepegawaian.
2. Aswanto Wakil
