Kisah Militer RI
Kopassus Lawan Pasukan Mengerikan di Timor Timur Besutan Pasukan Portugis, Mereka Dinamai Tropaz
Kopassus Lawan Pasukan Mengerikan di Timor Timur Besutan Pasukan Portugis, Mereka Dinamai Tropaz
Kopassus Lawan Pasukan Mengerikan di Timor Timur Besutan Pasukan Portugis, Mereka Dinamai Tropaz
TRIBUNJAMBI.COM - Kopassus kepunyaan TNI AD saat masa perang menjaga keutuhan negara patut diingat dan dihormati perjuangannya.
Sejarah mencatat, Indonesia pernah berjuang mempertahankan wilayahnya dari jajahan pemberontak di kawasan Timor Timur yang kini bernama Timor Leste.
Kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kala itu sungguh disegani, menilai kekuatan TNI sangat berbahaya bila dari perhitungan saja.
Kala itu Pasukan penjaga Timor Timur (Dili) bernama Tropaz.
Pasukan pemberontak yang sungguh kuat dan disebut sebagai tentara didikan pasukan Portugis harus dihadapi TNI kala itu.
Baca: 6 Anak Selebritis yang Sukses Jadi Aparat, Tak Ikut Jejak Artis, Bahkan Ada yang Jadi Kopassus
Baca: Pabrikan Renault Boyong Triber ke Indonesia, Persaingan Mobil MPV 7 Kursi Makin Ramai. Harga LCGC
Baca: Ketahuan Curi Mesin AC di Rumah Kosong, Pria Ini Nyaris Dihakimi Warga
Baca: Bahan Makanan Masih Jadi Penyumbang Utama Inflasi, Mei 2019, Kota Jambi Alami Inflasi 0,38 Persen
Baca: Gadis 16 Tahun Dianggap Dalang Terjadinya Perang Gengster Kutabumi dengan Cadas di Tangerang
Baca: Penyidik Selesaikan Berkas Kasus Duplikat KTP, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Jaksa
Berjuang dengan banyaknya tentara Indonesia harus gugur, ternyata berbanding pula dengan banyaknya pihak musuh yang gugur.
Kal itu pasukan didikan Portugis tersebut dinamai Tropaz.
Tropaz adalah pasukan Timor Leste didikan Portugis yang kenyang dengan pengalaman tempur gerilya.
Mereka ternyata sudah kenyang dengan banyak gemblengan, sehingga bisa menghadapi TNI yang terkenal dengan strategi gerilyanya juga.
Tidak hanya anggota TNI biasa, Kopassus yang saat itu masih bernama Kopassandha juga menghadapi pasukan Tropaz tersebut.
Mereka diterjunkan untuk menumpas pemberontakan di daerah jajahan Portugis seperti Angola dan Mozambik.
Pasukan Tropaz juga memiliki kemampuan menembak yang sangat baik.
7 Desember 1975, TNI menggelar operasi lintas udara terbesar untuk menguasai Kota Dili, Timor Portugal.
Jumlah pasukan yang diterjunkan 270 orang Prajurit Para Komando dari Grup I Kopasandha (kini Kopassus TNI AD) dan 285 prajurit Yonif 501.

Banyak kelemahan dari operasi penyerbuan itu.