Pura-pura Minta Dijagakan Anaknya, Lelaki Tua Ini Justru Cabuli Keponakannya Hingga 7 Kali

Baharudin alias Din (47) hanya bisa tertunduk lesu saat digiring anggota Satreskrim Polres Batanghari, Senin (6/5) siang.

Pura-pura Minta Dijagakan Anaknya, Lelaki Tua Ini Justru Cabuli Keponakannya Hingga 7 Kali
The Clinical Advisor
Ilustrasi pemerkosaan. 

Pura-pura Minta Anaknya Dijaga, Din Justru Bolak-balik Cabuli Keponakannya Hingga 7 Kali

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Baharudin alias Din (47) hanya bisa tertunduk lesu saat digiring anggota Satreskrim Polres Batanghari, Senin (6/5) siang.

Pria asal Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari ini, terjerat kasus pencabulan terhadap keponakannya sendiri.

Din diketahui melakukan tindakan bejatnya terhadap OS (17) sudah 7 kali di rumahnya. Aksi terakhirnya yakni pada Jumat (26/4) sekira pukul 12.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Dhadhag Anindito, kepada wartawan mengatakan, aksi pertama pelaku terhadap korban sempat gagal. Pasalnya, korban melarikan diri saat itu.

Kedua kalinya, lanjutnya, pelaku mengajak korban lagi dengan alasan untuk menjaga anaknya yang masih kecil.

"Jika menolak, korban diancam bakal dilapor ke keluarganya. Dengan terpaksa korban datang kepada pelaku. Dan di sana terjadilah perbuatan persetubuhan," kata Dhadhag.

Baca: Terungkap, Ini Penyebab Kecelakaan Maut yang Tewaskan Suami Istri di Pondok Meja Jambi

Baca: 16 Ribu Warga Tanjab Barat Batal Terima Bantuan Pangan, Begini Penjelasan Dinas Sosial

Baca: Harga Sembako Melejit, Pemkab Tanjab Timur Akan Sebar 1.400 Paket Sembako Murah

Baca: Emosi Dituduh Maling HP di Angkot, Bambang Bawa Sajam Cari Hambali, Kini Nasibnya di Pengadilan

Baca: Hasil Panen Petani Tak Cukup Penuhi Kebutuhan Pasar, Pasokan Cabai di Kota Jambi Andalkan dari Curup

Ia membeberkan, aksi bejat pelaku itu sudah dilakukan sebanyak 7 kali sejak awal 2019.

"Dan tiap pencabulan yang dilakukan pelaku, korban diberikan uang Rp 100 ribu agar korban tak membuka mulut," bebernya.

Perbuatan pelaku akhirnya terbongkar setelah korban tak tahan menahan rasa sakit di kemaluannya, sehingga menceritakan hal tersebut orang tuanya.

"Orang tua korban langsung melapor ke Polsek Maro Sebo Ulu, dan pihak polsek berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Batanghari," sebutnya.

Atas laporan tersebut, Dhadag bilang, pada Rabu (1/5) anggotanya bersama Polsek Maro Sebo Ulu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya.

"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Dan langsung kita giring ke Mapolres Batanghari," jelasnya.

Sementara, pelaku tak banyak bicara saat dimintai keterangan oleh wartawan. Dia hanya mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut. "Saya menyesal pak," singkatnya.

Atas aksinya itu, Din dijerat pasal UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved