Satu Lagi Petugas PPS Tanjab Timur Meninggal, Belasan Lainnya Dikabarkan Jatuh Sakit
Lagi petugas PPS di Desa Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit MMC Jambi.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Lagi petugas PPS di Desa Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit MMC Jambi.
Pertama kali informasi meninggalnya anggota PPS di Tanjung Solok tersebut beredar di media sosial facebook, yang diposting oleh akun bernama Nurdin Manesa.
“KPU BERDUKA, Innalillahiwainnailaihirojiun, satu lagi penyelenggara pemilu 2019 meninggal pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB. Di RS MMC Jambi atas nama Abidin, S Ag ketua PPS Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” tulis akun facebook Nurdin Manesa dalam postingannya.
Kabar duka tersebut, menambah rentetan petugas pemilu atau pahlawan reformasi yang meninggal dunia pasca pemilu serentak.
Sebelumnya, pada akhir bulan lalu satu anggota PPS di Kecamatan Sabak Timur juga meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat menjalani tugas sebagai anggota PPS.
Baca: Berisiko Tinggi, Wabub Amir Sakib Desak Pemerintah Pusat Asuransikan Satgas Penanggulangan Bencana
Baca: Ribut Satu Geng, Anak Punk di Merangin Tewas Ditusuk Temannya
Baca: Tiga Poin Atasi Kemacetan di Kota Jambi Selama Ramadan
Baca: Setahun Sekolah di Tanjab Timur Aplikasikan Program PINTAR, Wabub Robby Akui Ada Lompatan Besar
Baca: PLN Area Jambi Upayakan Selama Ramadan Tidak Ada Pemadaman, Kecuali Hal Ini yang Terjadi
Sementara itu Ketua KPU Tanjab Timur Nurkholis saat dikonfirmasi Tribunjambi.com sebelumnnya mengatakan, sejauh ini yang terlapor di KPU ada beberapa anggota petugas PPS yang dikabarkan mengalami sakit.
“Jumlah penyelenggara yang sakit atau meninggal di Kabupaten Tanjabtim ada 18 Orang. Rinciannya, meninggal 1 orang, rawat inap 6 orang dan sakit berobat jalan 11 orang,” ujarnya.
Dengan meninggalnya ketua PPS di Kecamatan Kuala Jambi tersebut, menambah data korban meninggal dalam pelaksanaan Pemilu 2019 menjadi dua orang.