Harga Bawang Putih Melonjak
Harga Bawang Putih Meroket, Disperindag Provinsi Jambi Sebut Stock Menipis dan Sudah Surati Kemendag
Harga Bawang Putih Meroket, Disperindag Provinsi Jambi Sebut Stock Kembali Menipis dan Sudah Surati Kemendag
Penulis: Zulkipli | Editor: Deni Satria Budi
Harga Bawang Putih Meroket, Disperindag Provinsi Jambi Sebut Stock Kembali Menipis dan Kembali Surati Kemendag
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Melejitnya harga bawang putih di pasaran jelang Ramadhan, hari ini Kamis (2/5/2019) diiyakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi.
Saat ini harga bawang putih di pasaran tembus Rp 80-90 ribu perkilogram.
"Betul, kita masih menunggu janji Kemendag pusat bahwa bawang putih impor segera hadir, tetap sampai dengan saat ini belum juga hadir," kata Ariansyah, melalui pesan Whatsaap nya.
Baca: Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Pasar Angsoduo Tembus Rp 90 Ribu Per Kg
Baca: LATIHAN Khusus Prajurit Kopassus, 3 Hari di Kamp Tawanan Nusakambangan Disebut Minggu Neraka
Baca: Penjual Ayam Taliwang Jadi Saksi Kehebatan Soeharto, Bukan Orang Sembarangan, Pak Sakti Kali ya?
Menurutnya, kenaikan harga bawang putih tersebut diperkirakan, karena stoknya menipis, sehingga membuat harga menjadi melonjak.
"Boleh dikatakan Operasi Pasar (OP) kemarin hanya sifatnya sementara saja dan stock saat ini kosong. Untuk diketahui OP bawang putih kemarin, kuota hanya 25 ton untuk satu minggu. Sementara kebutuhan sehari untuk Jambi, mencapai 10 ton perhari," jelasnya.
Untuk itu, pihaknya sudah menyurati Menteri Perdagangan terkait hal tersebut. Sehingga saat ini, situasinya masih dalam keadaan menunggu, mengingat bawang putih ini adalah barang impor.
Baca: Ingat, Jelang Puasa, Begini Niat dan Cara Mandi Wajib yang Benar Sebelum Masuk Bulan Ramadhan
Baca: Aktor Senior, Pemeran Si Doel Anak Sekolahan, Rano Karno yakni Lolos ke Senayan Jadi Anggota DPR RI
Baca: WANITA Jenderal Bintang 4 Disunting Raja Thailand, Pengawal Raja Ini Langsung Diangkat jadi Ratu
"Kita sudah kirim surat ke Menteri Perdagangan tentang hal tersebut, bahwa kebutuhan akan bawang putih tersebut dan memprediksi bahwa akan terjadi kenaikan harga yang tidak wajar karena kelangkaan tersebut. Tetapi, karena bawang putih adalah impor, jadi kita sifatnya menunggu dari pusat," jelasnya.
Harga Bawang Putih Meroket, Disperindag Provinsi Jambi Sebut Stock Menipis dan Sudah Surati Kemendag (Zulkifli/Tribun Jambi)