11 Tanda Anda Memiliki EQ Lemah, Satu Diantaranya Sering Buat Kesalahan yang Sama

Tidak seperti intellectual quotient atau IQ, sebenarnya emotional quotient atau EQ lebih mudah untuk ditempa.

Editor:
pixabay.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Tidak seperti intellectual quotient atau IQ, sebenarnya emotional quotient atau EQ lebih mudah untuk ditempa.

Sebab EQ berbicara soal pilihan hidup dan disiplin.

EQ juga tidak diukur dengan standar angka, namun akan terlihat dari cara hidup setiap hari.

Bagaimana caranya agar kita mengetahui apakah kita memiliki EQ  lemah atau kuat?

Baca: Kompak, Tim Pemenangan Jokowi dan Prabowo di Muarojambi Sebut Pemilu 2019 Luar Biasa

Baca: Waria Nekat Bunuh Pelanggan Pakai Pisau, Tarif Rp 900 Ribu Sekali Main Hanya Dibayar Sedikit

Baca: Ijtima Ulama Diskualifikasi Jokowi di Pilpres 2019, KPU: Kita Harus Hormati Hukum yang Berlaku

Baca: Niat Kenalan Dengan Cewek Cantik di Jambi, Motor Rival Justru Dirampok Lalu Dijual Rp 1,8 Juta

Baca: Prabowo Subianto Masih Terdiam Soal Pertemuan AHY dengan Jokowi, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

Berikut ciri-ciri dan tanda orang dengan EQ lemah seperti yang dilansir di Huffingtonpost.com:

1. Gampang stres

Ilustrasi stres dan gangguan kecemasan
Ilustrasi stres dan gangguan kecemasan ((tuaindeed))

Saat ada situasi yang tidak beres, orang dengan EQ lemah biasanya mudah merasa tidak nyaman, cemas, dan frustasi.

Ia membiarkan dirinya dikuasai berbagai emosi yang tidak perlu. Sehingga pikiran dan perasaannya kacau.

Sebaliknya, orang yang memiliki EQ yang kuat cenderung mampu mengendalikan stres dan mengelola mood. Sehingga ia jauh dari stres.

2. Tidak tegas pada diri sendiri

Meski atasan banyak menuntut, tetaplah bersikap sopan pada atasan. Namun, kamu juga harus tegas jika memang atasan sudah bersikap di luar batas kepadamu. Ingat, kamu juga tidak perlu bersikap berlebihan untuk menyenangkan hatinya
Meski atasan banyak menuntut, tetaplah bersikap sopan pada atasan. Namun, kamu juga harus tegas jika memang atasan sudah bersikap di luar batas kepadamu. Ingat, kamu juga tidak perlu bersikap berlebihan untuk menyenangkan hatinya (TimesofIndia)

Orang yang memiliki EQ yang baik mampu menyeimbangkan sikap, perilaku, dan pikirannya. Ia memiliki batasan-batasan tertentu pada dirinya.

Sehingga hal-hal yang membuat kualitas hidupnya memburuk akan dibuangnya. Istilahnya ia tegas terhadap dirinya sendiri.

Sedangkan orang yang lemah EQ biasanya menjalani hidup semaunya, tanpa prinsip dan batasan.

3. Tidak mengenal emosinya sendiri

Semua manusia pasti memiliki emosi, namun tidak semua orang mengenal emosi yang dialaminya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved