Kisah Militer

80 Paskhas sudah Genggam Granat, 'Siap Mati' saat Pangkoopsau II Ditodong Senjata

80 Paskhas sudah Genggam Granat, 'Siap Mati' saat Pangkoopsau II Ditodong Senjata

Editor: Duanto AS
Tribunnews
Paskhas TNI AU 

Saat senjata mengarah ke Pangkopsau II, sekira 80 personel Paskhas yang ada di sana diam-diam siap tempur. Granat sudah siap dilempar ke pasukan Interfet, siap tempur sampai penghabisan.

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa ini terjadi pada 1999, saat pasukan elite TNI AU Korpaskhas atau Paskhas dikirim ke wilayah konflik Timor Timur.

Saat itu, kondisi di wilayah itu sedang panas-panasnya.

Pangkoopsau II, Marsda TNI Ian Santosa, datang ke Dili untuk untuk berkoordinasi dengan pejabat tertinggi pasukan Interfet, Mayjen Peter Cosgrove.

Paskhas TNI AU
Paskhas TNI AU (Tribunnews)

Pangkoopsau II tiba di Bandara Komoro. Turun dari pesawat Hercules, panglima mendapat pengawalan pasukan Paskhas bersenjata lengkap.

Pasukan elite ini memiliki nama Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara atau Korpaskhasau atau Paskhas.

Baca: Jebakan Maut Kopaska di Bank Berhasil, Perompak Jepang Lapor Polsek Coba Kelabui

Baca: Mardi Rambo Malah Senang Dikirim ke Bosnia, Kisah Kopassus Kawakan 14 Kali Ikut Misi Berbahaya

Baca: Hartini Pacaran dengan Kopassus, Pramugari Garuda Ini Akhirnya Sadar Suami Kerap Mendadak Hilang

Baca: GEMPA HARI INI - Gempa Berkekuatan 5,0 SR Kedalaman 10 KM Guncang Lepas Pantai Barat Sumatera Utara

Baca: Hasil Liga Champions FC Porto vs Liverpool 1-4, Trio Firmansyah Bawa The Reds ke Semifinal

Baca: Anggia Chan Kebobolan saat Pacaran 45 Hari dengan Vicky Prasetyo, Makan Hati Lalu Bongkar Aib

Jiwa militan pasukan ini pertempuran sampai titik darah penghabisan

Paskhas yang juga disebut Baret Jingga, merupakan merupakan satuan tempur berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat.

Berbagai misi telah diselesaikan, dari Papua sampai dengan Aceh.

Kelebihan Paskhas, minimal memiliki kualifikasi para-komando (Parako). Siap diterjunkan di segala medan, baik hutan, kota, rawa, sungai, laut.

Ciri Khas tugas tambahan yang tidak dimiliki pasukan lain, yaitu Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD). Paskhas punya kemampuan merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan kawan.

Spesialisasi Korpaskhas:
1. Pusdiklat
2 Anti Teror (Satuan Bravo '90)
Bertugas melaksanakan Operasi Intelijen, Operasi Penanggulangan Teror Aspek Udara dan Operasi Khusus lainnya dalam Operasi Militer atas kebijakan Panglima TNI.
3. Detasemen Matra
Detasemen Matra Paskhas bertugas melaksanakan operasi pengendalian tempur, pengendalian pangkalan, SAR tempur dan jump master.
4. Detasemen Hanud
Bertugas operasi pertahanan udara sebagai bagian sistem pertahanan udara nasional dan operasi militer lain.
5. Parako
Batalyon Komando bertugas melaksanakan operasi perebutan sasaran dan pertahanan objek strategis Angkatan Udara dalam operasi militer
6. Resimen Bantuan Tempur
Bertugas sebagai kekuatan pelapis penggempur. Yon Kavaleri, Yon Zeni, Yon Armed, Yon Kesehatan, Yon Komlek, Yon Angmor, Yon Bekpalud.

Pangkoopsau ditodong senjata

Kisah ini terjadi pada 1999, saat konflik Timor Timur. Ada cerita menegangkan dari perjuangan Paskhas.

Paskhas TNI AU
Paskhas TNI AU ()

Itu dimulai dari ketika Provinsi Timor-Timur, sekarang Timor Leste, akhirnya lepas dari Indonesia pada September 1999. Saat itu dalam proses jajak pendapat dan ketegangan berkecamuk di sana.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved