Kisah Militer

'Jebakan Maut' Kopaska di Bank Berhasil, Perompak 'Jepang' Lapor Polsek Coba Kelabui

Jebakan maut Kopaska berhasil. Empat hari disandera si nahkoda dan KKM akhirnya dibebaskan.

'Jebakan Maut' Kopaska di Bank Berhasil, Perompak 'Jepang' Lapor Polsek Coba Kelabui
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasukan Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) melakukan pengintaian dalam latihan operasi Over The Beach Operation di Kompleks Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (7/8/2017). Kegiatan tersebut merupakan latihan rutin yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan anggota Kopaska dalam menghadapi musuh. 

Jebakan maut Kopaska berhasil. Empat hari disandera si nahkoda dan KKM akhirnya dibebaskan. Begitu dilepas, Jepang baru curiga kenapa kemenakannya tidak kunjung tiba. 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi Komando Pasukan Katak ( Kopaska ) ini unik namun menegangkan.

Peristiwa ini terjadi pada 2006, saat terjadi pembajakan kapal oleh Gerakan Aceh Merdeka,di Aceh Timur.

Saat itu, pembajak melakukan penyanderaan awak kapal dan meminta uang tebusan. 

Tim intelijen Kopaska dibentuk lalu dikirim untuk menggagalkan aksi GAM.

Kisah ini ditulis di buku Kopaska, Spesialis Pertempuran Laut Khusus.

Pasukan Kopaska TNI AL lakukan pencari CVR pesawat Lion Air JT 610
Pasukan Kopaska TNI AL (Tnial.mil.id)

Berani bertarung dan bertempur di dalam air, bahkan tidak hanya di perairan, Kopaska juga ahli bertempur di daratan dengan keahlian khususnya.

Baca: Dua Kopaska Pakai Trik Siluman Menyusup Senyap ke Kapal Malaysia, Bikin Komandan Musuh Kabur

Baca: Navy Seal AS Mundur Lihat Aksi Denjaka TNI AL, Siluman Penyusup Tembak Hadap-Hadapan Peluru Tajam

Baca: Pramugari Garuda Indonesia Pacaran dengan Anggota Kopassus, Sang Pria Hampir Lupa Menikah

Baca: Review Otomotif - Daftar Motor Yamaha dengan Harga Dibawah Rp 20 Juta, Terbaru 2019

Kisah kehebatan pasukan elite TNI AL tersebut tidak hanya di beberapa misi saja. Bahkan, saat ada pemberontakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Kopaska pun dilibatkan.

Seperti kisah berikut, tahun 2006 silam saat salah satu kelompok sayap Gerakan Aceh Merdeka (GAM) melakukan pembajakan terhadap sebuah kapal ikan Indonesia di kawasan Perlak, Aceh Timur menjadi pembuktian bahwa Kopaska pun handal dalam operasi di darat.

Kopaska yang pada saat itu dipimpin oleh Kolonel Irawan membentuk sebuah tim intelijen bernama Tim Kejar untuk menggagalkan pembajakan tersebut.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved