23 Orang Suku Anak Dalam di Jambi Tak Mau Nyoblos, Pilih Cari Makan untuk Keluarganya

Puluhan Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun tak ikut menyalurkan hak pilihnya Pemilu 2019.

23 Orang Suku Anak Dalam di Jambi Tak Mau Nyoblos, Pilih Cari Makan untuk Keluarganya
Tribunjambi/Wahyu
Puluhan Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun tak ikut menyalurkan hak pilihnya Pemilu 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Puluhan Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun tak ikut menyalurkan hak pilihnya Pemilu 2019.

Temenggung Meladang mendata ada 23 anggota kelompoknya yang tak ikut nyoblos di TPS 007 Kampung Madani, Desa Lubuk Jering, Air Hitam. 

Tumenggung Meladang mengatakan, dalam pendataan pemilihan tahun ini ada 58 orang SAD yang terdata sebagai pemilih. Puluhan SAD itu merupakan anggota Temenggung Meladang dan Temenggung Bebayang.

"Ini yang baru terdata. Kalau keseluruhannyo yang ada dalam kampung ado dua temenggung. Temenggung Meladang ada 35 dan Temenggung Bebayang 23," katanya.

Ia menyebut, dari jumlah tersebut ada 23 orang dari kelompoknya yang tidak ikut memilih dengan berbagai alasan, salah satunya sedang mencari makan (berburu).

"Temenggung Meladang, ada 23 orang tidak mau milih rajo. Alasannya kami tidak tau. Paling cari makan, itu dari kelompok kami, kalau yang lain kami tidak tahu," ujarnya.

Baca: Pemkot Jambi Lakukan Hitung Cepat, Prabowo-Sandi Menang Telak di Kota Jambi

Baca: Caleg Nasdem Protes Fotonya di Kertas Suara Diganti Perempuan, Ini Jawaban Bawaslu Batanghari

Baca: Prabowo-Sandi Kuasai Suara di Kandang Banteng, di Tempat Edi Purwanto Jokowi-Maruf Kalah Telak

Baca: Surat Suara di Dua TPS Tercampur Akibat Salah Pengepakan, KPU Tanjab Barat Langsung Beri Penjelasan

Baca: Logistik Rusak, 24 TPS di Kota Jambi Gagal Lakukan Pemilu, KPU Kota Jambi Salahkan Hujan

Meladang menjelaskan, jika sebelumnya ia sudah mengajak anggota kelompoknya untuk ikut memilih dengan memberi undangan, namun tetap saja ada yang tidak mau ikut.

"Sebagai ketua kelompok, sudah kita ajak dengan memberikan undangan memilih. Bagi pemahaman kelompok kami bagi mereka yang tidak memilih, berarti mereka tidak mau punya raja atau pemimpin," kata Temenggung Meladang.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved