Suap Tes CPNS Muarojambi, Yusuf Membantah Meminta Sertifikat Tanah Jadi Jaminan  

Terduga suap tes CPNS Muarojambi membantah saksi bahwa dirinya meminta sertifikat tanah.

Suap Tes CPNS Muarojambi, Yusuf Membantah Meminta Sertifikat Tanah Jadi Jaminan  
tribunjambi/syamsul
Kejari Muarojambi tetapkan Muhammad Yusuf, Pegawai BKD Muarojambi menjadi tersangka kasus penerimaan CPNS 2018. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terduga suap tes CPNS Muarojambi membantah saksi bahwa dirinya meminta sertifikat tanah. “Mereka yang menjaminkannya pada saya. Saya tidak minta sertifikat tanah,” ungkap Yusuf dengan suara pelan.

Meski pun begitu Yusuf membenarkan semua kesaksian empat orang yang dihadirkan dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jambi, pada Senin (15/4).

Sebelumnya diketahui Yusuf melanggar Pasal  11 Jo Pasal 12 huruf e UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Muhammad Yusuf diketahui menjabat sebagai Kasubbid Pengangkatan ASN di Kabupaten Muaro Jambi. Yusuf telah meminta uang sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) kepada peserta tes CPNS Kabupaten Muarojambi Tahun Anggaran 2018.

Baca: Jelang Pencoblosan Pemilu 2019, Diskominfo Jambi Pantau Berita Hoax 24 Jam

Baca: Serahkan Bantuan 77 Korban Angin Puting Beliung, Fasha Janji Berikan Bantuan Rumah Sebelum Puasa

Baca: Rumahnya Miring, Dua Tahun Wak Boyah Minta Bedah Rumah: Jangankan Baiki Rumah untuk Makan Saja Susah

Baca: PTUN Jambi Menangkan Gugatan Caleg di Sarolangun dan Merangin, KPU Jambi Beri Signal untuk Eksekusi

Korban  dengan inisial NA akan diancam tidak bisa diangkat sebagai CPNS, atas ancaman tersebut Korban akhirnya memberi sejumlah uang kepada tersangka sebesar Rp.19.300.000 dan sisanya akan menyusul setelah menerima SK CPNS, atas perebuatan tersebut tersangka diamankan oleh Tim Penyidik Kejari Muarojambi.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved