Pemilu 2019

Meski Minggu Tenang, tak Ada Sanksi Peserta Pemilu yang Lakukan Kampanye, Ini Kata Bawaslu Tanjabbar

Meski Minggu Tenang, tak Ada Sanksi Peserta Pemilu yang Lakukan Kampanye, Ini Kata Bawaslu Tanjabbar

Meski Minggu Tenang, tak Ada Sanksi Peserta Pemilu yang Lakukan Kampanye, Ini Kata Bawaslu Tanjabbar
Tribunjambi/Darwin
Pembongkaran APK yang dilakukan Bawaslu Tanjab Barat 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Tinggal dua hari lagi waktu bagi masyarakat untuk menentukan pilihan siapa yang bakal dipercaya memimpin Negara Republik Indonesia lima tahun ke depan. Begitu juga wakil rakyat baik daerah kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat.

Selain itu, masa kampanye Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Tanjab Barat, DPRD Provinsi Jambi, DPR RI dan DPD RI serta Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, berakhir tepat pada hari Sabtu, (13/4) pukul 00.00 WIB. Setelah melewati waktu tersebut tahapan Pemilu 17 April 2019 sudah memasuki masa tenang hingga 16 April 2019.

Baca: Bawaslu Bungo Lakukan Penertiban Alat Peraga Kampanye, APK di Mobil Juga Sasaran Ditertibkan

Baca: Minggu Tenang, Bawaslu Kota Jambi Awasi Peserta Pemilu yang Masih Nekat Kampanye

Baca: Usai Pernyataan Sikap AHY, Ini Reaksi SBY Soal Ramainya Statement Prabowo di Debat Capres Kemarin

Ketua Bawaslu Tanjung Jabung Barat, Hadi Siswa, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama Instansi terkait, seperti Satpol PP, Kepolisian, KPU, dan Dishub, untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK), mulai hari Minggu (14/4) pukul 00.00 WIB untuk menertibkan APK yang masih terpasang.

“Kemarin juga sudah kita sampaikan melalui surat kepada Partai Politik dan Peserta Pemilu (Caleg, Red) untuk mereka menurunkan APK nya sendiri," ujarnya.

Menurutnya Semua APK yang masih terpasang akan dibersihkan dan tertibkan hingga tanggal 16 April 2019, artinya APK masih boleh terpasang hingga akhir masa tenang.

Baca: Sosok yang Dulu Pernah Menampar Soeharto, Nasibnya Menjadi Tragis Kala Pak Harto Jadi Presiden

Baca: Ricuh di Sydney, Ratusan WNI Tak Bisa Nyoblos, Kinerja KPU Jadi Sorotan

Baca: 7 Slogan Pasukan Khusus yang Disegani di Dunia, Kopassus 1 Diantaranya dengan Kata yang Menggetarkan

Meskipun Bawaslu menghimbau kepada para peserta pemilu, baik itu Caleg ataupun Partai Politik agar tidak melakukan kampanye di masa tenang, baik itu kampanye di media sosial, media massa ataupun kampanye tatap muka. Namun tidak ada sanksi bagi yang berkampanye pada waktu masa tenang.

Dijelaskan Hadi Siswa, hingga Minggu (14/4/2019) sore diperkirakan 70 persen sanpai 75 persen APK di dalam Kota sudah ditertibkan.

Batas terakhir penertiban hingga tanggal 16 April 2019, namun jika masih ada yang terpasang setelah tanggal 16 April dikatakan Ketua Bawaslu Tanjabbar juga tidak ada sanksi.

"Tidak ada sanksinya, tapi kita usahakan sudah bersihlah," kata Hadi Siswa, Minggu (14/4/2019).

Baca: Sosok Yamaha NMAX 2019 Sudah Muncul, Makin Garang dengan Bodi Depan yang Lebih Tebal

Baca: Ahok BTP Sempat Dilarang Nyoblos di Osaka, Cekcok dengan Saksi 02, Petugas: Jadi Pembelajaran

Baca: Perpanjang Kerjasama dengan RS, BPJS Kesehatan Masih Tunggu Proses Penyelesaian Hak dan Kewajiban

Sementara untuk pserta pemilu yang berkampanye di Media Sosial pada masa tenag juga tidak ada sanksi, Hadi Siawa juga mengaku kesulitan untuk menertibkan, pihaknya hanya bisa memberi himbauan dan membuat laporan keatas (Bawaslu Provinsi).

"Dimedia sosial ini agak silit kita tertibkan. Paling kita beri himbauan dan membiat laporan ke tingkat kita yang diatas. Kita tidak bisa memberi sanksi," pungkasnya.

Meski Minggu Tenang, tak Ada Sanksi Peserta Pemilu yang Lakukan Kampanye, Ini Kata Bawaslu Tanjabbar (Darwin Sijabat/ Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved