Gara-gara Rebutan Cewek, Anggota Polisi Dikeroyok Enam Orang dengan Sajam
Kali ini korbannya bernama Bripda Richel Sao (22), warga Kelurahan Karombasan Utara Kecamatan Wanea Manado.
Gara-gara Rebutan Cewek, Anggota Polisi Dikeroyok Enam Orang dengan Sajam
TRIBUNJAMBI.COM, MANADO - Kasus penganiayaan terhadap anggota Polri kembali terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Kali ini korbannya bernama Bripda Richel Sao (22), warga Kelurahan Karombasan Utara Kecamatan Wanea Manado.
Korban yang diketahui bertugas di Sabhara Polda Sulut ini, dikeroyok oleh dua lelaki masing-masing berinisial AS alias Mad (23) dan JT alias Sua (20), warga Kelurahan Malalayang Satu, Lecamatan Malalayang.
Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang, tepatnya di lorong Krida IX, Kosan Pondok Meivy, Selasa (02/04/2019) subuh sekitar pukul 05.00 Wita.
Peristiwa itu berawal, korban saat itu sedang bersama dengan pacarnya, yang juga pacar dari tersangka.
Tidak disangka muncul tersangka Mad bersama temannya, dan langsung mengeroyok korban di tempat kos.
Baca: Dinkes Batanghari Akui Penyakit Tak Menular Jadi Pembunuh Terbanyak di Batanghari, Salah Pola Hidup
Baca: Inilah Pasukan Elite Ganas Indonesia, Gabungan Kopassus, Kopaska & Denjaka, Basmi Bajak Laut Somalia
Baca: VIDEO: Highlight Pertandingan Persebaya vs Madura United di Semifinal Piala Presiden 2019, Skor 1-0
Akibatnya korban mengalami luka robek di pelipis kiri.
Setelah puas menganiaya korban, kedua tersangka melarikan diri.
Sementara korban dibawa ke rumah sakit oleh pacarnya untuk mendapatkan perawatan.
Mendapatkan laporan tersebut, Buser Polsek Malalayang langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.
Alhasil, kedua tersangka berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Tersangka sudah diamankan dan sedang proses penyidik," ungkap Kapolsek Malalayang Kompol Franky Manus.
"Untuk motif penganiayaan ini, tersangka cemburu karena korban pacaran dengan pacar tersangka," ungkap Kapolsek.