Didukung Astra Internasional, Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren As'ad Jambi Diresmikan

Pertama kalinya Bank Wakaf Mikro (BWM) berdiri di Jambi, tepatnya di Pondok Pesantren As'ad, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi

Didukung Astra Internasional, Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren As'ad Jambi Diresmikan
Tribunjambi/Fitri
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pertama kalinya Bank Wakaf Mikro (BWM) berdiri di Jambi, tepatnya di Pondok Pesantren As'ad, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.

Peresmian Bank Wakaf Mikro dihadiri langsung oleh Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia dan Direktur PT Astra International Tbk, Suparno Djasmin.

Peresmian BWM juga dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren As'ad Tuan Guru Muhammad Nadjmi Qodir Ibrahim, Gubernur Jambi Fachrori Umar, Wakil Walikota Jambi Maulana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Bayu Martanto, Kepala OJK Jambi Endang Nuryadin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi, dan para Pimpinan Industri Jasa Keuangan di Jambi.

Bank Wakaf Mikro sendiri adalah sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berfokus pada pembiayaan masyarakat kecil, dan dalam hal ini, OJK bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) dalam membentuk LKMS.

Baca: Firasat Aneh Sebelum Imam Masjid di Jambi ini Dibunuh, Beli Selang Air dan Minta Keluarganya Kumpul

Baca: Usai Bunuh Istrinya, Alex Sempat Servis Motor di Bengkel dan Ngobrol Soal Burung

Baca: Pencairan Dana Desa 2019 Dipermudah, 39 Desa di Sarolangun Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap Satu

Baca: Viral Video Luhut Binsar Beri Amplop ke Kyai Ponpes, GP Ansor Malang: Jangan Dipolitisir

Baca: VIDEO: Viral! Detik-detik Pencurian dengan Modus Pecah Kaca Terekam CCTV

Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp3 juta dan margin bagi hasil setara 3 persen. Selain itu, dalam skema pembiayaan Bank Wakaf Mikro juga disediakan pelatihan wirausaha dan pendampingan serta pola pembiayaan yang dibuat per kelompok atau tanggung renteng.

PT Astra International Tbk turut mendukung Otoritas Jasa Keuangan OJK dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Bank Wakaf Mikro yang diresmikan pada hari Rabu (3/4), merupakan BWM yang ketiga dipersembahkan oleh Astra.

Tuan Guru Muhammad Nadjmi Qodir Ibrahim turut bersyukur dengan berdirinya BWM di Pondok Pesantren As'ad. Ia berharap dengan berdirinya BWM dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah kita dapat berkumpul di sini bersama meresmikan BWM yang pertama di Jambi, ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di sekitar pondok pesantren, saya ucapkan terima kasih pada Presiden Joko Widodo, karena menjalankan program ini, terima kasih juga pada Wimboh Santoso dan karena sudah mendirikan BWM di Pondok Pesantren As'ad," ujarnya.

Gubernur Provinsi Jambi, Fachrori Umar dalam kata sambutannya menilai, dengan berdirinya BWM di tengah kegiatan pesantren memiliki arti dan makna yang sangat strategis dalam memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapat pelayanan jasa keuangan secara mudah dan berkualitas.

"Ini untuk menjawab keluhan masyarakat di pedesaan yang sulit mendapatkan akses layanan bank, terutama untuk pinjaman tanpa jaminan yang mudah diakses untuk menambah modal usahanya," ujarnya.

Baca: Indonesia Diganggu, Soekarno pun Murka & Perintahkan Kopassus serta Pasukannya Ganyang Malaysia

Baca: Tiga Ojol Jadi Korban Hipnotis Motor Raib, Sekali Tepuk Pundak Bikin Hilang Ingatan, Wajib Waspada

Baca: Hasil Lembaga Survei Luar Negeri, Ternyata Begini Elektabilias Kedua Paslon, Berdasar Jenis Kelamin

Baca: Kejutan-kejutan yang Bakal Terjadi di Final Piala Presiden 2019, Apa Saja? Begini Penjelasannya

Dikatakan Suparno Djasmin, BWM mempunyai fungsi keuangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Didirikan atas izin OJK untuk Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren As'ad dukungan donaturnya berasal dari PT Astra Internasional Tbk.

"Kami berharap ke depannya dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pihak OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, mulai dari pengenalan terhadap lembaga jasa keuangan, karakteristik, manfaat biaya, serta risiko keuangan dengan harapan dapat membawa perubahan positif pada perilaku keuangan masyarakat," katanya.

Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso berharap BWM dapat menjadi solusi cepat dalam penyediaan akses permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat yang belum terhubung dengan lembaga keuangan formal khususnya di lingkungan pondok pesantren.

"Kami ingin masyarakat untuk bisa hidup sejahtera, adil dan makmur, artinya kami tidak ingin masyarakat sekalian tidak lagi terjerat oleh rentenir, selain itu masyarakat akan dibina terutama Ibu-Ibu yang mempunyai keterampilan," pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved