Mucikari Jajakan WTS via Online, Pengakuan Pelaku Sekali Transaksi Untung hingga Rp 500 Ribu

Pelaku membuat akun di situs tersebut dan menawarkan wanita tuna susila dengan menampilkan foto-foto mereka.

Mucikari Jajakan WTS via Online, Pengakuan Pelaku Sekali Transaksi Untung hingga Rp 500 Ribu
Net
lustrasi Foto tak terkait berita. 

Mucikari Jajakan WTS via Online, Pengakuan Pelaku Sekali Transaksi Untung hingga Rp 500 Ribu

TRIBUNJAMBI.COM, PADEMANGAN - Seorang mucikari berinisial TAA ditangkap aparat Polres Kepulauan Seribu usai menjajakan wanita tuna susila secara online.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Muhammad Sandy Hermawan menjelaskan, TAA ditangkap setelah dirinya kedapatan memasarkan wanita tuna susila lewat situs Semprot.org.

Baca: Lowongan Kerja 2019 - BRI Butuh Lulusan D3, Pendaftaran Ditutup 28 Maret 2018, Cek Syarat Disini

Baca: Ahok dan Puput Nastiti Dikabarkan di Sydney, Adik Bungsu BTP Bocorkan Pesan Sang Ayah

Baca: Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Ruang Tahanan hingga 6 Saksi Dihadirkan Jaksa

Pelaku membuat akun di situs tersebut dan menawarkan wanita tuna susila dengan menampilkan foto-foto mereka.

"Ditemukan sebuah akun bernama Shaman Angels dengan isi foto-foto perempuan yang bisa dipesan untuk melakukan pelacuran," ujar Muhammad Sandy Hermawan dalam konferensi pers di Kantor Polres Kepulauan Seribu, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (25/3/2019).

Penangkapan dilakukan ketika polisi melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi pemesan salah satu wanita tuna susila.

Mucikari prostitusi online
Mucikari prostitusi online ()

Selanjutnya polisi memesan wanita tuna susila berinisial AA yang dijajakan TAA.

TAA ditangkap di Apartemen Sunter Park View, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (8/2/2019) lalu.

"Pelaku meminta untuk mengirimkan biaya tanda jadi sebesar Rp 500 ribu, lalu janjian di Apartemen Sunter Park View," kata Sandy.

Polisi pun menangkap TAA beserta saksi korban AA dan langsung diamankan ke Mapolres Kepulauan Seribu.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved