217 CPNS Provinsi Jambi Terima SK, 18 Formasi Masih Kosong, Dari Dokter hingga Guru Multimedia

Gubernur Jambi Fachrori Umar menyerahkan secara simbolis SK Pengangkatan CPNS kepada 217 orang peserta CPNS.

217 CPNS Provinsi Jambi Terima SK, 18 Formasi Masih Kosong, Dari Dokter hingga Guru Multimedia
tribunjambi/zulkifli
Gubernur Jambi, Fachrori Umar memberikan SK CPNS. 

TRIBUNJANBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Fachrori Umar menyerahkan secara simbolis SK Pengangkatan CPNS kepada 217 orang peserta CPNS tahun 2018 yang lulus seleksi, Selasa (26/3) siang.

Dari data yang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Jambi Husairi, jumlah formasi yang tersedia pada saat pembukaan seleksi CPNS 2018 sebanyak 235 Formasi. Dengan rincian 165 tenaga pendidik dan 70 tenaga kesehatan.

Peserta yang melamar sebanyak 2.498 orang. Kemudian lulus administrasi sebanyak 4.726 orang, lulus tes kompetensi dasar sebanyak 512 peserta dan lulus seleksi kompetensi bidang sebanyak 217 orang dengan rincian 162 tenaga pendidik dan 55 tenaga kesehatan.

Baca: 5.000 Pelanggan PLN di Muara Bulian Jambi Nunggak Bayar Tagihan, Tunggakan Sampai Rp 300 Juta

Baca: Tiga Pejabat Dilantik Jadi PAW DPRD Provinsi Jambi, Ini Pejabat yang Mundur Setelah Jadi Tersangka

Baca: Ribuan Orang Padati Masjid Menunggu Ceramah Ustaz Somad di Merlung, Bupati Safrial Dibuat Takjub

Baca: VIDEO: Ini Identitas Korban Mobil Avanza yang Terbakar Setelah Bertabrakan dengan Truk di Merangin

"Ada 18 formasi yang tidak terisi yakni 15 formasi dokter spesialis karena tidak ada pelamar, 1 formasi disabilitas, serta 2 formasi umum guru multimedia," ungkap Husairi.

Sementara itu Gubernur Jambi, Facrori Umar, usai memberikan SK pengangkatan CPNS tersebut mengucapkan selamat atas diangkatnya menjadi CPNS di lingkup Pemrintah Provinsi Jambi.

Ia berharap bagi mereka yang sudah menerima SK, ke depan mampu bersikap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas. Menjalankan urusan pemerintahan pembangunan dan pelayanan publik sehingga bisa memberi kontribusi dalam pembangunan dan kemajuan di Provinsi Jambi.

Disampaikan Gubernur, seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 lalu dilaksanakan sudah dilaksanaka secara terbuka, adil objektif, transparan bersih dari praktik korupsi kolusi dan nepotisme.

Disamping itu, sambung Fachrori CPNS tidak ada alasan untuk menolak dalam hal penempatan karena berbagai hal. Dan janganlah untuk mengajukan pindah ke luar daerah. Sesuai ketentuan peraturan Menpan RB nomor 36 tahun 2018 telah diwajibkan membuat surat pernyataan diatas materai bersedia mengabdi dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya 10 tahun sejak TMT PNS.

Apabila mengajukan pindah maka dianggap mengundurkan diri dan dapat diberhentikan sebagai CPNS atau PNS. "Ketentuan ini harus senantiasa dipegang teguh sebagai wujud dedikasi dan perofesionalitas," kata Fachrori.

Baca: Fakta Pembunuhan Pendeta Cantik Melinda Zidemi yang Diduga Turut Diperkosa, 2 Orang Kini Diburu

Baca: VIDEO: Pendeta Cantik Tewas Ditutupi Semak di Kebun Sawit, Ini Kronologi Ditemukannya Melinda Zidemi

Baca: Sebanyak 500.000 Lebih Laptop Asus Dibajak Hacker, Coba Cek Perangkatmu, Seperti Ini Mengeceknya

Baca: Kabar Cut Tari Mantan Ariel NOAH Kini, Tinggal di Sydney, Lihat Rumah Mungilnya

Disela sambutanya, Gubernur Jambi juga sempat bertanya kepada seorang CPNS terkait alasanya menjadi ASN. Namun, pertanyaan itu pun dijawab Fachrori dengan pendapatnya sendiri. "Kalau jadi PNS bagaimanapun dapur tetap berasap," ungkapnya sambil tertawa.

Para CPNS yang baru dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi ini akan menerima gaji pertama mereka terhitung sejak surat perintah tugas mereka yang terhitung 1 April 2018.

Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi Agus Pingadi saat ditanya Tribunjambi.com, menyampaikan para CPNS yang mendapatkan SK hari ini akan menerima gaji sebesar 80 persen. "Status mereka kan masih CPNS jadi belum 100 persen," sebutnya.

Namun Kapala Bakauda belum bisa menjawab secara rinci berapa nominal gaji para CPNS tersebut. "Gajinya sudah dianggarkan dan akan diberikan terhitung surat perintah tugasnya," sebutnya.

Selain itu, para CPNS ini nantinya juga akan mengikuti pendidikan atau pra jabatan yang akan diselenggarakan oleh BPSDMD Provinsi Jambi selama 3 bulan. Dengan sistem sebulan masuk pendidikan, kemudian sebulan lagi masuk bekerja di kantor, dan seterusnya hingga selesai.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved