Ini Dampak Jangka Pendek dan Panjang, Penyalahgunaan Obat yang Harus Kamu Ketahui

Ini Dampak Jangka Pendek dan Panjang, Penyalahgunaan Obat yang Harus Kamu Ketahui

Ini Dampak Jangka Pendek dan Panjang, Penyalahgunaan Obat yang Harus Kamu Ketahui
Ilustrasi. Obat Terlarang 

Ini Dampak Jangka Pendek dan Panjang, Penyalahgunaan Obat yang Harus Kamu Ketahui

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) mengakui masih banyak penyalahgunaan obat yang dilakukan oleh kalangan milenial.

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Timur Nasrul Diman kepada Tribunjambi.com mengatakan, dalam menyikapi permasalahan kaum milenial tersebut, peran puskesmas harus lebih aktif dalam melakukan pengawasan lapangan.

Baca: Marak, Penyalahgunaan Obat Komix di Tanjab Timur, Pemda Terkendala Karena Dijual Bebas

Baca: Kisah Sukses Polwan Menyamar Jadi PSK, Dandan ke Salon Agar Diterima Bos, Sempat Diusir Anak Buah

Baca: Ini Foto-foto Seksi Salmafina Sunan, Video Dugemnya Sempat Viral Tersebar hingga Terlihat Dalamanya!

Mengingat peredaran jenis obat yang kerap disalahgunakan tersebut merupakan obat bebas dengan label hijau. Namun yang perlu diwaspadai dan diketahui masyarakat dalam obat tersebut terdapat kandungan penenang.

“Dalam komix ada kandungan obat penenang. Itu yang banyak disalahgunakan remaja saat ini dan jika dikonsumsi secara terus menerus dalam jumlah tinggi, akan menyebabkan efek buruk bagi pengguna,” jelas Nasrul.

Resiko dan dampak jangka panjang yang akan dirasakan pengguna tersebut diantaranya dapat menyebabkan kanker otak. Dan, dalam jangka pendek dapat menimbulkan efek ngefly dan mengurangi konsentrasi otak berbahaya bagi syaraf otak.

Ilustrasi. Obat tekanan darah pemicu kanker. (Medical Today)
Ilustrasi. Obat tekanan darah pemicu kanker. (Medical Today) ()

"Namun untuk kasus kasus penyalahgunaan tersebut memang tidak terdata baik laporan ke puskesmas ataupun ke dinas,” ujarnya

Lebih lanjut menurutnya perlu Kerjasama antar pihak, diantaranya memberikan himbauan kepada penjual obat dan toko kelontong untuk lebih selektif dalam menjual obat tersebut memang obat tersebut tidak dilarang jual bebas namun lihat fungsinya.

Baca: Bukan karena Putus Agnez Mo, Akhirnya Gisel Jujur Paparkan Alasan Wijin Pulang dari LA ke Indonesia

Baca: VIDEO: Jenazah Ibunda UAS Hj Rohana Dibawa Ambulans Diantar Ratusan Orang, Tetangga Ungkap Sakitnya

Baca: Kisah Heroik Penyamaran Intel Kopassus yang Rela Ditampar Oknum TNI & Sembunyikan Istri Panglima GAM

Selain Komix ada beberapa obat lainnya yang berbahaya jika digunakan tidak sesuai fungsinya. Bahkan yang membahayakan dan terbaru penggunaan softex atau pembalut bekas. Namun untuk hal itu belum ada ditemukan disini.

"Intinya semua obat yang mengandung zat penenang itu berpotensi disalahgunakan," jelasnya

Langkahnya, dengan melakukan operasi pasar dan sosialisasi terkait penggunaan obat yang tepat melalui kader sosialisasi. selain itu terkait laporan ini kita juga akan segera menyurati pihak kecamatan dan puskesmas, untuk menindaklanjuti dan melakukan pengawasan terkait peredaran komix. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved