Dukung Literasi Nasional, Hari Ini Senin 18 Maret 2019, Kirim Buku Lewat Kantor Pos Gratis

Hari ini 18 Maret 2019, pengiriman buku lewat kantor pos se Indonesia gratis alias tidak dipungut biaya.

Penulis: Heri Prihartono | Editor:
TRIBUN JAMBI/NURLAILIS
17072017_kantor pos 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi kalian yang hobi mengirim buku lewat kantor pos, ada kabar gembira buat kalian.

Hari ini 18 Maret 2019, pengiriman buku lewat kantor pos se Indonesia gratis alias tidak dipungut biaya.

Kesempatan kirim buku gratis ini, dimanfaatkan dengan baik ya gaes soalnya program ini tidak selalu ada 

Pada 18 Maret 2019 program pengiriman buku gratis untuk mendukung gerakan literasi nasional.

Program gerakan literasi nasional ini untuk meningkatkan minat baca terutama kalangan milenial agar kian menggeliat.

Simak Informasinya di akun twitter  @PosIndonesia.

Pengiriman Buku Gratis Rutin Sempat Dihentikan

Di tahun 2018 lalu, Program Presiden Joko Widodo yang memungkinkan masyarakat mengirim buku gratis lewat PT Pos Indonesia dihentikan sementara. Alasannya, perusahaan Badan Usaha Milik Negara itu terkendala masalah pendanaan.

"Iya, sementara memang kami hentikan karena itu program yang sangat costly. Kami sedang mencari sumber pendanaan yang bisa dipikul bareng," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (13/11/2018).

Program pengiriman buku gratis ini sudah berjalan sejak Mei 2017 dan diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Masyarakat bisa mengirim buku gratis sebanyak-banyaknya lewat PT Pos setiap tanggal 17 setiap bulan.

Baca: LINK LIVE STREAMING Ustad Abdul Somad di Madura, Diprediksi Jamaah Membludak

Baca: Ibu Kandung Tega Berhubungan Intim Dengan Anak Berusia 4 Tahun, Rekam dan Jual Video Rp 1,6 Juta

Baca: Menegangkan, Polisi Kejar Pengedar Sabu Hingga ke Dalam Dapur Pelaku, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Baca: Relawan Sempat Ragu Dengan Penampilan Cawapres Maruf Amin, Begini Komentar Mereka Setelah Debat

Baca: Piala Presiden 2019, 8 Tim Berjuang di Perempat Final, Tiap Tim Hanya Sekali Bertanding

Kata Gilarsi, PT Pos sudah menggelontorkan dana Rp 13,051 miliar. PT Pos tidak bisa lagi meng-cover biaya pengiriman buku gratis karena sudah melebihi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. "Untuk bulan ini karena sumber pendanaan belum terkonfirmasi terpaksa saya hentikan," kata Gilarsi. Gilarsi berharap pemerintah bisa menemukan solusi yang tepat atas permasalahan ini.

Ia berharap PT Pos mendapat sokongan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. "Karena ini program yang tentu pencerdasan masyarakat, yang lebih relevan Mendikbud. Semoga Mendikbud respon positif," kata Gilarsi.

Baca: Rekor tak Terkalahkan Juventus di Serie A Kandas Usai Takluk 0 2 dari Genoa

Baca: Jadwal Salat Hari Ini Senin 18 Maret 2019, Jambi, Jakarta, Bandung dan Kota Lainnya

Baca: Miss V Bisa Gendut Jika Tak Diimbangi Dengan Olahraga Ini, Yuk Mulai Lakukan Aktifitas Ini 

Baca: Tayangan Bioskop WTC XXI The Secret Riana: Beginning, Film Horor Kisah Masa Kecil Riana

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG Senin 18 Maret 2019, Jambi Cerah Berawan, Surabaya dan Denpasar Hujan

Adapun, program pengiriman buku gratis ini bermula dari pertemuan Jokowi dengan pegiat literasi saat bertatap muka di Istana Negara, Jakarta, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2017. Saat itu, Presiden berjanji akan menggratiskan biaya pengiriman buku pada hari tertentu setiap bulannya melalui PT Pos Indonesia. Pada 17 Mei 2017, bertepatan dengan Hari Buku Nasional, Presiden Jokowi merealisasikan janjinya dan mengumumkan langsung program pengiriman buku gratis.

"Sesuai janji saya kepada seluruh pegiat literasi, setiap bulan kami bisa mengirimkan buku ke pelosok Tanah Air lewat kantor pos," ujar Jokowi saat itu.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved