Kasus Narkoba yang Jerat Bos Karaoke Hawai Memasuki Babak Baru

Kasus Minsai alias Acai terduka pelaku perkara narkoba dilimpah ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Jambi.

Kasus Narkoba yang Jerat Bos Karaoke Hawai Memasuki Babak Baru
Tribunjambi/Jaka HB
Bos karaoke Hawai, Minsai alias Acai terancam 12 tahun penjara lantaran kepemilikan Narkoba jenis sabu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus Minsai alias Acai terduka pelaku perkara narkoba dilimpah ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Jambi, pada Senin (11/3).

Setelah berkasnya dilimpahkan, Acai keluar dari ruang pemberkasan di Kejari Jambi sekitar pukul 15:35 WIB. Acai langsung diangkut dengan mobil tahanan untuk kemudian ditahan di Lapas Klas II A Jambi.

Rais Dani Kasi Intel Kejari Jambi, mengatakan, tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan tahap II ke JPU untuk kemudian dilanjutkan ke penuntutan.

"Jaksa yang ditunjuk salah satunya Yusmawati," kata Rais di Kejari Jambi, Senin (11/3).

Baca: Sosok Weni Thalia Zahra, Gadis Jambi yang Menjuarai Bintang Model Indonesia 2019

Baca: Peserta Meningkat, 68 Sekolah di Sarolangun Ikuti UNBK Tahun Ini

Baca: Titik Pembangunan Tol Sekayu-Jambi yang Melintasi Muarojambi Belum Jelas

Baca: Bakeuda Batanghari Wanti-wanti OPD yang Tak Bisa Merealisasikan Serapan Anggaran

Rais mengatakan tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 juncto pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 11 Maret sampai tanggal 30 Maret," kata Rais menambahkan.

Pasal 127 ayat 1 berbunyi setiap penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.

Adapun pasal 112 berbunyi, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp8 miliar.

Penahanan terhadap tersangka Acai, kata Rais dilakukan karena dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti atau pun mengulangi tindak pidana.

Minsai alias Acai pada 18 November 2018 lalu ditangkap aparat dari Polda Jambi dalam operasi penyakit masyarakat. Acai ditangkap di tempat karaoke Hawai sekaligus kediamannya di kawasan Jelutung, Kota Jambi.

Polisi menangkap Acai lantaran menemukan satu paket seberat 0,5 gram Narkoba jenis sabu di kamar pribadinya. Selain Narkoba sepucuk senjata api juga diamankan.

Bos karaoke Hawai, Minsai alias Acai terancam 12 tahun penjara lantaran kepemilikan Narkoba jenis sabu. Acai dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca: Tolak Dimutasi ke Riau, Kepala BPN Muarojambi Bongkar Kejanggalan di BPN, Ini Satu diantaranya

Baca: Galleri Foto Minggu Ini, Hal Sepele yang Punya Dampak Buruk

Baca: Segera Ditransfer ke Rekening Atlet Peraih Medali, Pemkab Muarojambi Siapkan Rp1,7 Miliar

Baca: MANUSIA Terkaya Ini Ajak 60 Ribu Pegawai Naik Haji ke Mekah: Kekayaan Rp 5.700 Triliun

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved