Tak Punya Izin, 100 Lebih Reklame dan Billboard di Kota Jambi Ditertibkan

Banyak reklame atau billboard di Kota Jambi ditertibkan karena banyak yang tak berizin.

Tak Punya Izin, 100 Lebih Reklame dan Billboard di Kota Jambi Ditertibkan
Tribun Jambi/Jaka HB
Satpol PP menurunkan reklame yang tidak bayar pajak 

Laporan Wartawan tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Banyak reklame atau billboard di Kota Jambi ditertibkan karena menyalahi aturan. Selain menyalahi estetika tata Kota Jambi, reklame tersebut juga banyak yang tak berizin.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi, Subhi mengaku pihaknya telah menertibkan lebih dari 100 reklame yang dinilai menyalahi aturan. Seiring dengan hal itu pihaknya akan melakukan penataan reklame sesuai lokasi dan zona yang telah ditetapkan.

"Saat ini terkendala pelaksanaan Pileg dan Pilpres. Banyak media promosi yang dipakai kandidat," kata Subhi.

Baca: Gas 3 Kg Langka, Wakil Bupati Bungo Peringatkan Pangkalan dan Agen Jangan Main-main

Baca: Empat Pejabat Tinggi di Sarolangun Pensiun, BKPSDM Tunggu Arahan Bupati untuk Lelang Jabatan

Baca: TMMD ke-104 Kodim 0417/Kerinci Tak Hanya Pekerjaan Fisik Anggota TNI Juga Bantu Kesulitan Warga

Baca: KPU Siapkan 88 Surat Suara Braille untuk Tunanetra di Bungo

Kata dia, reklame yang paling banyak ditertibkan adalah jenis usaha handphone. Untuk kawasan yang paling banyak ditemui pelanggaran adalah Sipin, Jl Soekarno-Hatta, dan Gajah Mada.

"Penyebabnya macam-macam. Ada yang tidak berizin dan memperpanjang," ujarnya.

Subhi menambahkan, tak hanya reklame saja, tahun ini dirinya juga akan mengoptimalkan 11 jenis pajak. Sebab, tahun ini dirinya dibebankan target sebesar Rp223 miliar.

"Sampai akhir Februari kemarin sudah masuk Rp36 miliar," katanya.

Dia menambahkan, untuk tahun 2018 lalu, target PAD sendiri melebihi target. Dimana realilasinya tercapai Rp215 miliar dari target Rp203 miliar.

"Jadi ada kelebihan target Rp12 miliar," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved