Racun Laba-laba Disulap Jadi Obat Kuat untuk Pria dan Wanita, Seperti Ini Caranya, Viagra Kalah
Melihat keunikan dari racun laba-laba ini, para peneliti Brasil berpikir untuk memanfaatkannya sebagai obat untuk mengatasi disfungsi ereksi.
Racun Laba-laba yang Mematikan Disulap Jadi Obat Kuat untuk Pria dan Wanita, Seperti Ini Penggunaannya
TRIBUNJAMBI.COM - Apa yang terlintas dalam pikiran Anda tentang racun dari gigitan laba-laba?
Sebagian dari Anda mungkin berpikir tentang reaksi alergi atau lebih ekstrem kematian.
Ya, beberapa gigitan laba-laba, terutama jenis pengembara Brasil atau dikenal sebagai laba-laba pisang, memang mematikan.
Uniknya, gigitan laba-laba itu menyebabkan para korbannya mengalami ereksi selama empat jam sebelum menyebabkan kematian.
Melihat keunikan dari racun laba-laba ini, para peneliti Brasil berpikir untuk memanfaatkannya sebagai obat untuk mengatasi disfungsi ereksi.
Baca: Mengenal Perbedaan 7 Lembaga Survei Elektabilitas Capres Paslon Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi
Baca: Terbakar Api Cemburu, Pria Ini Cekik Istri Hingga Tewas Bawa Kabur Motor hingga Anaknya Menangis
Baca: SEDANG TANDING! VIDEO: LINK Streaming PSG Vs Man United Live di RCTI Babak 16 Besar Leg 2 03.00 WIB
Bahkan, para peneliti menyebut racun laba-laba pisang tersebut lebih efektif dibandingkan viagra.
Tentunya, untuk mendapatkan manfaat tersebut, racun laba-laba tidak begitu saja dioleskan ke penis.
Sebelumnya, para peneliti telah menyarikan racun laba-laba pengembara Brasil dalam bentuk gel.
Alih-alih menyakitkan, gel tersebut menggandakan aliran darah ke penis yang membuatnya ereksi.
Vasil ini didapatkan setelah pengujian pada tikus dan uji klinis.
Merangkum dari The Independent, Minggu (03/03/2019), para peneliti mengoleskan gel ini pada alat kelamin tikus yang mengalami disfungsi ereksi.
Gel itu menyebabkan pembengkakan pada penis selama sekitar 60 menit.
Racun Mematikan Laba-laba Disulap jadi Obat Kuat bagi Pria dan Wanita, Lebih Hebat dari Viagra. Laba-laba pengembara atau laba-laba pisang. (DOK)
Para peneliti mengamati tidak ada tanda-tanda ketidaknyamanan atau bahaya dari gel ini.
Dalam laporannya di Journal of Sexual Medicine, para penulis mengatakan senyawa PnPP-19 dalam racun laba-laba itu bisa menjadi alternatif yang menjanjikan untuk pengobatan disfungsi ereksi.