Mengenal Perbedaan 7 Lembaga Survei Elektabilitas Capres Paslon Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi

Jelang hari pencoblosan, 17 April 2019, sejumlah lembaga survei merilis hasil elektabilitas untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden

Mengenal Perbedaan 7 Lembaga Survei Elektabilitas Capres Paslon Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi
Tribunnews/Jeprima
Pasangan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Maaruf Amin dan Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, saat mengikuti acara Debat Pertama Capres dan Cawapres di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). 

Mengenal Perbedaan 7 Lembaga Survei Hasil Elektabilitas Paslon Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi

TRIBUNJAMBI.COM - Jelang hari pencoblosan, 17 April 2019, sejumlah lembaga survei merilis hasil elektabilitas untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi)-Amin Ma'ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasil survei elektabilitas Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandi pada masing-masing lembaga pun berbeda satu sama lain.

Tribunnews.com telah merangkum dari berbagai sumber, berikut hasil survei terbaru elektabilitas Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandi versi tujuh lembaga survei.

Baca: Terbakar Api Cemburu, Pria Ini Cekik Istri Hingga Tewas Bawa Kabur Motor hingga Anaknya Menangis

Baca: SEDANG TANDING! VIDEO: LINK Streaming PSG Vs Man United Live di RCTI Babak 16 Besar Leg 2 03.00 WIB

Baca: VIDEO: LINK Streaming Porto Vs Roma di Babak 16 Besar Liga Champions Malam Ini, SEDANG TANDING!

Baca: Jelang PSG Vs Manchester United, Setan Merah Jalani Misi Mahaberat di Laga Tandang, Mampukah?

1. Charta Politika

Berdasar hasil survei Charta Politika, elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf unggul ketimbang Prabowo-Sandi

Dikutip dari Kompas.com, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 53,2 persen dan Prabowo-Sandiaga 34,1 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya di kantor Charta Politika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bilang, elektabilitas kedua pasangan ini relatif stagnan karena kemantapan dari pemilih yang loyal, sudah besar.

"Ada pola kecenderungan stagnan dari kedua kandidat di dua bulan terakhir ini," kata Yunarto, Rabu (16/1/2019).

Survei ini digelar sejak 22 Desember 2018 - 2 Januari 2019 dengan 2000 responden.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved