Kabag Hukum Pemkot Jambi: Kenaikkan Tarif PDAM Sudah Melalui Pertimbangan Teknis

Pemerintah Kota Jambi dan PDAM Tirta Mayang menolak gugatan karena kebijakan diklaim sudah matang, pada Rabu (6/3).

Kabag Hukum Pemkot Jambi: Kenaikkan Tarif PDAM Sudah Melalui Pertimbangan Teknis
Tribunjambi/Jaka HB
Edriansyah, kabag hukum Pemerintah Kota Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi dan PDAM Tirta Mayang menolak gugatan karena kebijakan diklaim sudah matang, pada Rabu (6/3).

Edriansyah, kabag hukum Pemerintah Kota Jambi mengatakan kebijakan sudah melalui pertimbangan secara teknis.

"Materi pokok dakwaan sudah kita sampaikan alasan-alasannya. Karena kebijakan itu juga sudah melalui pertimbangan secara teknis, itu sudah kita lakukan," ungkapnya.

Selain itu menurut Edriansyah penggugat salah kamar. "Dasarnya gugatan penggugat ruangnya bukan di sini," ungkapnya.

Baca: Ini yang Membuat Ami Taher Minta Didoakan Kompak dengan Bupati

Baca: Terkenal Dengan Ukiran Kayu, Bakhtiar Ingin Pulau Betung Jadi Desa Wisata

Baca: Rita Cerita Kematian Anaknya Karena DBD, Ini Pelajaran Penting dari Kisah Iqbal

Baca: 6 Kecamatan di Sarolangun Dihantam Banjir, Ratusan Hektare Sawah Terendam Hingga Jembatan Ambrol

Saat ditanyakan di mana ruang yang sharusnya, Edriansyah menyerahkan pada penggugat.

"Silakan para penggugat di mana, kita akan menunggu putusan hakim, terkait eksepsi terhadap kompetensi penggugat," katanya.

Sebelumnya diketahui Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi menggugat dua pihak. Tergugat satu atas nama direktur utama perusahaan daerah air minum atau PDAM Tirta Mayang dan tergugat kedua atas nama Wali Kota Jambi.

Sayangnya sejak mediasi hingga pengadilan perkara tergugat 2 yang berarti Syarif Fasha sebagai Wali Kota Jambi tidak pernah hadir sekali pun.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved