Pengakuan Sopir yang Bawa 10 Ribu Bungkus Rokok Ilegal dari Riau, Segini Upah yang Diterimanya

"Ada satu mobil Xenia warna Abu-abu kita amankan yang membawa 20 kardus dengan total 10.000 bungkus rokok yang tidak memiliki izin dari Beacukai,"

Pengakuan Sopir yang Bawa 10 Ribu Bungkus Rokok Ilegal dari Riau, Segini Upah yang Diterimanya
Tribunjambi/Fadly
Rokok ilegal yang disita petugas dari sebuah mobil yang melintas di Jalan Lintas Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Operasi Antik yang digelar Polda Jambi, Jumat (28/2/2019) dini hari, tim mengamankan mobil Xenia Abu-abu dengan nomor polisi BM 1436 LB dari arah Pekanbaru di Jalan Lintas Timur Aur Duri, tepatnya di depan Hotel Tepian Batanghari.

Mobil yang dikendarai Ari Suriyono tersebut, saat dihentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas, di temukan puluhan kardus dengan berukuran besar yang di dalam kardus terdapat ribuan bungkus rokok yang tidak memiliki izin dari Beacukai.

Baca: Rokok Ilegal Tangkapan Polda Jambi Diserahkan ke Bea Cukai

Baca: Bayi Lahir dari Jenazah Ibu yang Telah Meninggal 13 Minggu, Allah Maha Besar

Baca: Bukan Cuma Banjir Luapan Air Laut, BPBD Minta Warga Antisipasi Banjir Rob

Kabag Opsnal Narkoba Polda Jambi AKBP Sanusi saat dikonfirmasi usai kegiatan mengatakan, pihaknya mengamankan puluhan ribu bungkus rokok yang tidak memiliki izin dari beacukai, yang disita dari sebuah mobil.

"Ada satu mobil Xenia warna Abu-abu kita amankan yang membawa 20 kardus dengan total 10.000 bungkus rokok yang tidak memiliki izin dari Beacukai," sebut AKBP Sanusi, Jumat (1/3/2019).

Lebih lanjut Sanusi mengatakan, puluhan ribu bungkus rokok ilegal yang tidak memiliki izin cukai tersebut, dibawa dari daerah Slensen Kabupaten Riau, dengan tujuan Kabupaten Sarolangun.

Baca: Laga Seru Liga Inggris Pekan 29, 2 Derby Ramaikan Jadwal Pertandingan Minggu Ini di RCTI & beINSport

Baca: TRIBUNWIKI - Kuliner Khas Jambi Dengan Kelezatan Sambal Sejuta Manfaat Buat Kesehatan

"Di bawa dari Slensen dan akan di drop di daerah Pauh, Kabupaten Sarolangun," jelas AKBP Sanusi.

Sementara dari pengakuan Ari Suriyono, dirinya hanya sebagai supir untuk mengantar puluhan rokok ilegal tersebut dan di daerah Pauh sudah ada orang yang menerima rokok tersebut.

Baca: Kecelakaan Maut Toyota Fortuner Tabrak Tronton, Hancur Remuk 3 Orang Tewas di Tol Trans Jawa

Baca: Ribuan Paket Kegiatan, Tercatat di ULP Kabupaten Batanghari, Ini Rinciannya

"Saya hanya sebagai supir di suruh ngantar saja pak. Saya di upah Rp. 2 juta setiap kali antar pak. Di daerah Pauh sudah ada yang menerimanya pak," bilang Ari.

Selanjutnya 10.000 bungkus rokok yang tidak memiliki izin dari Beacukai tersebut, dibawa ke Mapolda Jambi guna untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved