Dua Bandar Narkoba di Desa Pangkal Duri, Mendahara Diringkus, Polisi Temukan Ini Saat Penggerebekan

Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, Tim mendapatkan satu buah plastik besar warna bening yang diduga berisi sabu, di dalam kamar

Dua Bandar Narkoba di Desa Pangkal Duri, Mendahara Diringkus, Polisi Temukan Ini Saat Penggerebekan
tribunjambi/abdullah usman
Dua bandar narkoba di Desa Pangkal Duri, Mendahara, berhasil diringkus polisi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Satnarkoba Polres Tanjab Timur, menangkap bandar narkoba di Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sekantong plastik narkoba jenis sabu dan sepucuk senjata api, turut diamankan sebagai barang bukti (BB), dalam oprasi yang dipimpin langsung oleh, Kasat Narkoba Polres Tanjab Timur AKP Mukhlis Gea.

Baca: Rencana Pembekalan Ratusan Dai Pembina Desa dan Kelurahan Ditunda, Ini Penyebabnya

Baca: Pasca Terungkap Kasus Pedophilia Kapolres Tanjab Timur Kunjungi SLB

Baca: 5 Penumpang Mobil Triton Diamankan Polisi, Ternyata Ini Alasan yang Membuat Polisi Membawa Mereka

Oprasi yang dilakukan Rabu (27/2/2019) itu, mengamankan dua orang yang diduga bandar narkoba di Desa Pangkal Duri, yaitu Ismail dan Asnawi Alias Kirik. Keduanya diamankan dirumah Basso tempat tinggal Asnawi selama ini.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, Tim mendapatkan satu buah plastik besar warna bening yang diduga berisi sabu, di dalam kamar.

Baca: Deretan Aksi Mencekam 4 Jenderal TNI di Satuan Kopassus, Jalani Misi Berbahaya dan Menegangkan

Baca: Tega, Oknum Guru di Merangin Ciduk Siswa yang Sedang Belajar, Lalu Lakukan Ini Kepada Siswa

Kapolres Tanjab Timur, AKBP Agus Desri Sandi melalui Kasat Narkoba, AKP Mukhlis Gea mengatakan, pada oprasi ini, tim dibagi menjadi dua.

Sebab, berdasarkan penyelidikan dan mapping anggota yang melakukan undercover ada dua rumah yang diduga dijadikan tempat transaksi narkoba di Desa Pangkal Duri yakni di rumah Basso dan Rumah Ramli.

“Namun Ramli tidak ada dirumah saat dilakukan penggrebekan. Tapi kita mengamankan beberapa barang bukti yang menguatkan jika Ramli juga pengedar sabu. Dan, penggeledehan di rumah Ramli disaksikan Ketua RT setempat,” ungkapnya.

Baca: Ini Jawaban Natasha Wilona Saat Akan Dibelikan Mobil Lamborghini Asalkan Mau Dikawini Hotman Paris

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 29, Bournemouth vs Manchester City Pukul 22.00 WIB via Maxstream

Mukhlis Gea menjelaskan, dari hasil pengembangan dari kedua bandar yang diamankan, keduanya mendapatkan pasokan sabu dari MN warga Parit 2 Desa Pangkal Duri.

Sayangnya, saat tim bergerak ke Rumah MN, ternyata rumahnya kosong dan saat dilakukan penggeledahan dirumahnya, tim mendapatkan airsoft gun, sebilah badik dan dua kotak magazine yang satunya berisi peluru.

“Awal mula penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, sering terjadi transaksi narkoba di Desa Pangkal Duri. Informasinya sabu yang masuk ke sana (Pangkal Duri), berasal dari Kepuluan Riau (Kepri),” jelasnya.

Baca: Pengakuan Sopir yang Bawa 10 Ribu Bungkus Rokok Ilegal dari Riau, Segini Upah yang Diterimanya

Baca: Bayi Lahir dari Jenazah Ibu yang Telah Meninggal 13 Minggu, Allah Maha Besar

Baca: Bukan Cuma Banjir Luapan Air Laut, BPBD Minta Warga Antisipasi Banjir Rob

Saat ini kata Gea, pihaknya masih melakukan pengembangan perkara ini. Kedua pelaku yang diamankan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.”Kita masih kembangkan,” tegasnya.(*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved