Rencana Pembekalan Ratusan Dai Pembina Desa dan Kelurahan Ditunda, Ini Penyebabnya

"Secara administrasinya pembekalan Dai itu memang belum bisa dilaksanakan, masih ada yang belum lengkap,"

Rencana Pembekalan Ratusan Dai Pembina Desa dan Kelurahan Ditunda, Ini Penyebabnya
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Ratusan dai di Kabupaten Batanghari mengikuti seleksi dan evaluasi, di gedung Cadika Muara Bulian, Kamis (27/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Rencana pembekalan ratusan orang Dai pembina desa dan kelurahan di kabupaten Batanghari tahun ini ternyata ditunda untuk sementara. Lantaran terkendala administrasi.

"Secara administrasinya pembekalan Dai itu memang belum bisa dilaksanakan, masih ada yang belum lengkap," ungkap Sekretaris Pengawas Dai Kabupaten Batanghari, M Sukri, Jumat (1/3/2019).

Baca: 5 Penumpang Mobil Triton Diamankan Polisi, Ternyata Ini Alasan yang Membuat Polisi Membawa Mereka

Baca: Deretan Aksi Mencekam 4 Jenderal TNI di Satuan Kopassus, Jalani Misi Berbahaya dan Menegangkan

Sukri mengatakan, semula rencana pembekalan Dai yang lolos tes menjadi tahun ini itu dilakukan pada tanggal 15 Februari 2019 lalu. Ternyata masih ada kendala sehingga jadwal pembekalannya terpaksa ditunda.

"Waktunya belum ditentukan lagi," ujarnya.

Ia menuturkan, jumlah keseluruhan Dai lumayan banyak, mencapai ratusan orang.

"Lumayan banyak yang lolos. Ada sekitar 128 orang," sebutnya.

Baca: Tega, Oknum Guru di Merangin Ciduk Siswa yang Sedang Belajar, Lalu Lakukan Ini Kepada Siswa

Baca: Ini Jawaban Natasha Wilona Saat Akan Dibelikan Mobil Lamborghini Asalkan Mau Dikawini Hotman Paris

Baca: Laga Seru Liga Inggris Pekan 29, 2 Derby Ramaikan Jadwal Pertandingan Minggu Ini di RCTI & beINSport

Dikatakannya, Da'i pembina desa dan kelurahan merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah yang ada di desa dan kelurahan yang nantinya dapat memberikan pemahaman agama kepada masyarakat.

Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada Dai agar lebih aktif lagi dalam menjalankan tugas pokok sebagai penuntun masyarakat di masing-masing desa/ kelurahan yanga da.

"Seperti dengan kegiatan positif seperti PAMI, berjanji serta untuk menghindari hal-hal yang negatif seperti narkoba, miras, judi dan lain lain," ajaknya.

Baca: Bicara Soal Kematian, Kadis Peternakan dan Perikanan Bungo Isi Tausiyah Basuh

Baca: Pacarnya Ingin Nikahi Wanita Lain, Perempuan Ini Bunuh dan Masak Kekasihnya, Kemudian Dibagikan

Baca: Bayi Lahir dari Jenazah Ibu yang Telah Meninggal 13 Minggu, Allah Maha Besar

Diketahui hingga saat ini 128 Dai yang bertugas di wilayah Batanghari tahun ini belum mengantongi SK dari bupati.

Untuk sementara ini mereka hanya dibekali surat tugas untuk memperlancar kegiatan mereka sehari hari nya.

"Kalau SK, mereka belum ada. Masih kita persiapkan juga. Secepatnya akan kita berikan," tutup M Sukri.(*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved