Pemakaman Nenek Zumi Zola Berlangsung Haru, Begini Cerita Sum Indra Tentang Sang Nenek

Sumindra, satu diantara cucu almarhum turut membantu memasukkan jenazah Almarhum ke dalam liang lahat.

Pemakaman Nenek Zumi Zola Berlangsung Haru, Begini Cerita Sum Indra Tentang Sang Nenek
tribunjambi/zulkifli
Sum Indra, di pemakaman sang nenek Hj Hasanah, di pemakaman keluarga di Sukarejo 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Prosesi pemakaman jenazah almarhum nenek mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli, dipemakaman kelurga kawasan Sukarejo, berlangsung haru.

Para keluarga, kerabat, warga, maupun pejabat yang hadir memadati lokasi pemakaman. Jenazah Almarhum tiba di pemakaman sekira pukul 10.00 Wib, usai disalatkan di Mesjid Nurdin Hasanah Kambang.

Para anggota keluarga tampak tegar mengantarkan ibunda Mantan Gubernur Jambi Alm Zulkifli Nurdin itu ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca: Tukang Ojek Disebut Intel Indonesia, Ini Alasan KKB Menembak Mati Sugeng Efendi di Toko Kelontong

Baca: Promo dan Diskon di Hypermart Talang Banjar, Dapatkan Casback 10 Persen Bagi Pengguna Aplikaso OVO

Baca: Belum Lama Ayahnya Wafat, Zumi Zola Kini Harus Kehilangan Neneknya, Hj Hasanah Meninggal Dunia

Suasana pemakaman nenek Zumi Zola
Suasana pemakaman nenek Zumi Zola (tribunjambi/zulkifli)

Sumindra, satu diantara cucu almarhum turut membantu memasukkan jenazah Almarhum ke dalam liang lahat.

Usai prosesi pemakaman, Sumindra yang diwawancarai Tribunjambi.com, menceritakan sosok neneknya tersebut yang menurutnya merupakan panutan mereka.

Diceritakan Sumindra Almrhum bernama Hj Hasanah bin Abu Bakar, beliau adalah istri dari Alm Nurdin Hamzah, dan ibunda dari Almarhum Zulkifli Nurdin, serta neneknda dari Zumi Zola Zulkifli. Beliau meninggal pada usia 90 tahun, di rumah sakit metro lolitan Medical Centre MMC kuningan Jakarta, pada kamis (7/2) kemarin.

Baca: Sinergitas TNI Polri, Gowes Kamtibmas Polda Jambi Diikuti Personel Kodim 0415/Batanghari

Baca: Goes To Campus, Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Rencanakan Datangi 10 Kampus di Jambi

Baca: VIDEO: KKB Berulah Lagi, Dulu Menantang Perang TNI, Kini Merengek ke Dunia dengan Fitnah Indonesia

"Nenek saya ini semasa hidupnya luar biasa, beliau tidak pernah memarahi kami cucunya. Dan terus memberikan nasehat-nasehat serta memberikan do'anya. Beliau merupakan panutan kami, waktu beliau sakit tetap melaksanakan salat sampai beliau meninggal, sehingga memang beliau merupakan nenek yang luar biasa kami," sebut Sumindra.

Ditambahkan Sumindra, alamarhum meninggal dunia karena sakit dan juga faktor usia. Alamarhum sempat dirawat dirumah sakit, kurang lebih selama 40 hari.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved