Jelang UNBK, SMAN 2 Kuala Tungkal Kekurangan Perangkat Komputer, Sekolah Minta Bantu Orangtua Siswa

Effi Rubiyanto, Kepala Sekolah SMA 2 Kuala Tungkal mengatakan, komputer yang dimiliki sekolah saat ini ada 20 unit. Sementara jumlah siswa 214

Jelang UNBK, SMAN 2 Kuala Tungkal Kekurangan Perangkat Komputer, Sekolah Minta Bantu Orangtua Siswa
Tribun Jambi/Rohmayana
Ilustrasi UNBK. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kuala Tungkal, kekurangan perangkat komputer. Padahal, beberapa bulan lagi, atau April mendatang, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan dilakukan.

Berbagai persiapan telah dilakukan sekolah dengan melakukan simulasi dan menambah jadwal belajar di sekolah untuk memperdalam ilmu dengan membahas soal-soal UNBK.

Penerapan sistem tersebut memiliki kendala dibagian perlengkapan, seperti komputer. SMA N 2 Kuala Tungkal yang masih kekurangan komputer, terpaksa melibatkan orangtua siswa untuk penyelenggaraan UNBK tersebut.

Baca: Dibatalkan, Rekrutmen Pegawai P3K Dilingkup Pemprov Jambi, Ini Alasanya

Baca: Dilahirkan ke Dunia, Pria Ini Tuntut Kedua Orangtuanya ke Pengadilan, Alasannya Bikin Gregetan

Baca: Yamaha Semakin Fresh dengan Jagon Baru, Rossi Turut Kepalkan Tangan

Effi Rubiyanto, Kepala Sekolah SMA 2 Kuala Tungkal mengatakan, komputer yang dimiliki sekolah saat ini ada 20 unit. Sementara jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 214 siswa.

Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya dimana jumlah tahun sebelumnya sebanyak 209 siswa.

Server untuk UNBK yagn dimiliki sekolah kata Effi, sudah cukup. Menurutnya, ada tiga unit server, namun jumlah laptop untuk peserta UNBK yang saat ini masih kurang. Mengatasi hal tersebut dia mengatakan anak dan peran orangtua dilibatkan untuk membantu pemenuhan kekurangan komputer.

Baca: Mengharukan, Kisah Bapak Ojol Hingga Tidur Sambil Berdiri di Bawah Halte Hingga Curhat ke Jokowi

Baca: Heboh Adik Lucinta Luna Ditangkap Polisi, Reva Alexa Juga Pernah Viral Karena Aksinya Beli Celana

Baca: VIDEO: Viral! Mobil Parkir Sembarangan, Pemilik Lompat Pagar dan Ajak Berkelahi Petugas Dishub

"Tuntutannya saat ini UNBK, memang harus ada kerja sama sekolah dengan orangtua siswa untuk sama-sama mempersiapkan UNBK,"

Effi menjelaskan, ujian akan dilakukan per sesi, dengan jumlah 80 komputer untuk sekali ujian. Maka akan ada penambahan sekitar 60 komputer dari siswa sekaligus untuk cadangan.

Dikhawatirkan laptop dari siswa tersebut tidak mensupport untuk sistem UNBK yang berlaku. Sebab belajar dari pengalaman sebanyak 35 komputer siswa tidak mensupport.

"Sudah rapat dengan orangtua siswa pada Januari lalu dan mendapatkan respon positif dan mau membantu," ujar Effi.

Meskipun demikian, dirinya tetap menginginkan ada bantuan dari dinas pendidikan provinsi.

"Kalau desktop yang kita miliki saat ini masih terbatas dan masih punya kabupaten. Ke depannya kalau memang memungkinkan, ya dibantu," ungkapnya.

Bantuan tersebut sangat diharapkannya sebab komputer yang dimiliki saat ini terbatas. Bahkan yang dipakai biasanya untuk absen juga digunakan untuk ujian dan tidak semua komputer yang ada itu tidak maksimal. (*)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved