Hasil Penelitian, Jangan Minum Minuman Bersoda Usai Berolahraga, Bisa Fatal ke Organ Ini

Demikian pula, orang-orang yang melakukan kerja kasar di lingkungan yang panas sering beraktivitas.

Editor: Nani Rachmaini
pixabay.com
Ilustrasi 

Hasil Penelitian, Jangan Minum Minuman Bersoda Usai Berolahraga, Bisa Fatal ke Organ Ini

TRIBUNJAMBI.COM - Menenggak minuman ringan dingin setelah berolahraga, wah… rasanya segar sekali.

Namun, menurut penelitian terbaru, itu justru dapat menyebabkan dehidrasi lebih lanjut dan mengganggu fungsi ginjal.

Minuman ringan dengan kandungan kafein dan fruktosa tinggi sangat populer di seluruh dunia. Bahkan mungkin tidak perlu dikenalkan lagi.

Sayangnya, minuman ini telah banyak dicerca karena peran mereka dalam obesitas dan krisis diabetes.

Dan sebuah penelitian menambahkan risiko kesehatan baru ke dalam daftar tersebut.

/////////BACA TIGA BERITA TERPOPULER HARI INI/// 

Baca: Tarif Kencan Bukan Rp 80 Juta, Ternyata Segini yang Diminta Vanessa Angel untuk Sekali Ngamar

Baca: Wakil Bupati Trenggalek Hilang Misterius Bersama Ajudan Sejak 9 Januari, Emil Dardak Kontak Batin

Baca: Baru Datang Beberapa Personel, Denjaka sudah Habisi Perompak Somalia, Kayak Film Captain Phillips

Para peneliti dari Universitas di Buffalo di New York, baru-baru ini menilai dampak minuman ringan terhadap kesehatan ginjal ketika dikonsumsi selama dan setelah aktivitas fisik.

Temuan mereka telah dipublikasikan di American Journal of Physiology – Regulatory, Integrative, and Comparative Physiology.

Ketika kita berolahraga di lingkungan yang panas, aliran darah melalui ginjal berkurang.

Ini membantu mengatur tekanan darah dan menghemat air. Ini adalah respons normal dan tidak menimbulkan bahaya.

Namun, dalam pengaturan klinis, penurunan tajam dalam aliran darah melalui ginjal dapat menyebabkan cedera ginjal akut (AKI) karena penurunan pasokan oksigen ke jaringan.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa olahraga, secara umum, tetapi khususnya di suhu yang lebih tinggi, meningkatkan biomarker AKI, demikian dilansir dari Medicalnewstoday.

Pada saat yang sama, penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman ringan fruktosa tinggi meningkatkan risiko AKI pada tikus yang mengalami dehidrasi.

Baca: Jokowi Sebut Tak Keluar Uang di Pilgub DKI, Adik Prabowo Sebut Rp 6 Miliar dari Kantongnya

Baca: Bejat! Wanita Muda Dipaksa Hubungan Inses dengan Ayahnya dan Direkam Sesuai Perintah Suami Sirinya

Para penulis penelitian ini menyatukan dua untai penelitian ini. Ketika mereka menjelaskan, "Tujuan penelitian kami adalah untuk menguji hipotesis bahwa mengonsumsi minuman ringan selama dan setelah berolahraga dalam panas meningkatkan biomarker AKI, dibandingkan dengan uji coba kontrol air."

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved