Ada Asumsi Pegawai Titipan, Sekda: Untuk PTT, Assessment akan dilakukan Tanpa Pemberitahuan

“Jangan dikasih tahu dulu OPD mana saja. Nanti ketahuan. Yang paling banyak itu di Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Ada Asumsi Pegawai Titipan, Sekda: Untuk PTT, Assessment akan dilakukan Tanpa Pemberitahuan
tribunjambi/rohmayana
Wakil Walikota Jambi, Maulana 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wakil Walikota Jambi, Maulana, bersama tim sudah mulai melaksanakan assessment terhadap Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di Kota Jambi.

Assessment dilaksanakan secara bergilir dan tanpa pemberitahuan. Dari penilaian tersebut, akan diketahui pegawai yang memiliki kompetensi yang tinggi dan yang tidak.

Disampaikan Maulana bahwa selama ini masih banyak asumsi terhadap adanya pegawai titipan. Sehingga dari assessment tersebut, Pemkot bisa memberikan nilai apakah harus dilanjutkan kontraknya atau tidak.

Baca: Terdakwa Perkara Dana Desa Batang Aburan Tebo, Divonis Majelis Hakim Tipikor Jambi, Ini Vonisnya

Baca: Dibanding Sebelumnya, Tahun 2018 Lalu Angka Perceraian di Tanjab Barat Menurun

“Kita sudah koordinasi dengan BKPSDM. Saat ini tim sudah mulai bergerak secara bergantian ke OPD tertentu. Memang tidak dipublikasikan,” bebernya.

Maulana menekankan PTT harus memiliki pendidikan yang sesuai dengan OPD yang membawahinya.

“Misalnya seperti Dinas PU itukan yang banyak dibutuhkan teknik sipil. Jangan sarjana yang lain. Indikator seperti ini juga perlu kita nilai. Jadi tidak ada lagi penilaian berdasarkan suka atau tidak suka. Tapi sudah menggunakan teknologi informasi,” katanya.

Baca: Gunung Anak Krakatau Tumbuh Cepat, 4 Meter Per Tahun, Para Ahli Khawatir Letusannya Lebih Dahsyat

Baca: Suara Dengungan Panjang Disertai Warna Langit yang Menghitam Buat Geger Warga Palembang

Dikatakan Maulana bahwa ada lima OPD yang paling banyak dilakukan assessment terhadap tenaga kontraknya. Hanya saja Maulana enggan menyebutkan OPD tersebut secara rinci.

“Jangan dikasih tahu dulu OPD mana saja. Nanti ketahuan. Yang paling banyak itu di Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Baca: Gading Marten Unggah Foto Julie Estelle di IG, Gisela Anastasia Tiba-tiba Sebut Nama Maia Estianty

Baca: VIDEO: Motor Ducati Panigale V4 S yang Kecelakaan di Sirkuit Sentul, Harganya Hampir Rp 1 Milyar

Disampaikan Maulana bahwa assessment terhadap pegawai tidak tetap harus dilakukan untuk menilai kinerja PTT setiap tahunnya. Sebab, menurutnya ada banyak dugaan dimana PTT sebagian merupakan “titipan” dari pihak tertentu.

“Kita sudah koordinasi dengan BKPSDMD. Assessment sesuai kompetensi dan bersifat objektif. Ada indikator yang harus dipenuhi. Ini juga menghindari penilaian subjektif terhadap adanya asumsi titipan si A atau si B selama ini,”ujarnya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved