Fakta Baru Tewasnya 2 Sejoli Tanpa Busana Terungkap Dari Chatting WhatsApp & Postingan Facebook

Polres Asahan berhasil mengungkap misteri kematian pasangan kekasih, yang ditemukan tewas di kamar Hotel

Editor: hendri dede
Tribun Medan
Dua sejoli, Hasyim Prasetya dan Dewi ketika pacaran 

Dari Chatting WhatsApp & Postingan Facebook Terungkap Fakta Baru Tewasnya 2 Sejoli Tanpa Busana

TRIBUNJAMBI.COM - Motif sepasang kekasih tewas di kamar hotel terungkap berdasarkan hasil pembicaraan pesan singkat Whatsapp antara Hasyim Prasetya dan Devi Setiani.

Pesan terakhirnya juga terungkap dalam postingan Facebook.

Polres Asahan berhasil mengungkap misteri kematian pasangan kekasih, yang ditemukan tewas di kamar Hotel Central Kota Kisaran Kabupaten Asahan, Senin (07/01) kemarin.

Baca: Sule Rencana Menikah di Pertengahan Tahun, Rizky Febian Bereaksi dan Bilang Begini

Baca: Usai Tayangan ILC, Andi Arief Bilang Jangan Terlalu Percaya Mahfud MD, Apa Sebabnya?

Baca: Pembangunan Jembatan Nipah Sadu Pakai Skema Pembiayaan Bappenas Batal, Ini Sebabnya

Baca: Resep Ratakan Perut Buncit Dengan 6 Jenis Minuman Ini, Cara Menyenangkan Singkirkan Lemak di Perut

Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus pembunuhan tersebut bermotif asmara.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Asahan, Selasa (8/1/2019) mengatakan bahwa dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), keterangan sejumlah saksi serta alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, Hasyim Prasetyo terlebih dahulu menembak kepala Devi Istiana dibagian belakang lalu menembak kepala nya sendiri.

"Jadi senjata yang digunakan oleh Hasyim untuk menembak Depi dan dirinya sendiri yakni senjata api laras pendek rakitan, menggunakan peluru 5,56 milimeter," kata Faisal didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja, Selasa (8/1)

"Devi ditembak dari jarak dekat dibagian belakang kepala nya hingga menembus ke pelipis mata sebelah kiri. Kemudian Hasyim menembak kepalanya sendiri dibagian tulang alis depan hingga tewas," jelas Faisal

Masih kata Faisal, motif asmara terungkap berdasarkan hasil pembicaraan pesan singkat Whatsapp antara Hasyim dan Devi.
Dalam pembicaraan di aplikasi pesan singkat tersebut terlihat rasa kekecewaan Hasyim yang batal bertunangan dengan Devi.

Sebelumnya pasangan ini sudah melangkah ke jenjang yang lebih serius, yaitu telah bertunangan, namun pada akhirnya dibatalkan oleh pihak perempuan.

"Korban Hasyim yang diduga sakit hati kemudian mengajak Devi untuk menginap di hotel pada Minggu (06/01/2019) Siang. Ada kemungkinan Hasyim sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa Devi dan kemudian bunuh diri," ujarnya.

"Perencanaan itu dikuatkan dengan adanya temuan sebilah senjata tajam jenis clurit di dalam tas milik Hasyim. Clurit tersebut diduga dipersiapkan oleh Hasyim jika dirinya gagal membunuh dengan senjata api," papar Faisal.

Lebih lanjut, barang bukti yang disita antara lain 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek, 2 butir proyektil, 2 unit handphone, tas sandang warna cream kehijauan, 1 bilah clurit, 2 unit sepeda motor, serta pakaian dan barang-barang lain milik kedua korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian serta pantauan rekaman kamera cctv hotel, kasus pembunuhan ini sudah selesai, karena pelakunya juga meninggal dunia.

Baca: Aura Kasih Kabarkan Kehamilannya Usai Menikah dengan Eryck Amaral, Fakta Pernikahannya Seperti Ini

Baca: Ustaz Arifin Berobat ke Malaysia Dengan Jet Pribadi, Kondisinya Kritis? Ustaz Mansur Bicara Kanker

Baca: Ustaz Arifin Berobat ke Malaysia Dengan Jet Pribadi, Kondisinya Kritis? Ustaz Mansur Bicara Kanker

Baca: Bidan Desa Dilantik Jadi Pjs Kades Lubuk Napal, Ternyata Ini Kondisi di Sana

Baca: Ustaz Arifin Berobat ke Malaysia Dengan Jet Pribadi, Kondisinya Kritis? Ustaz Mansur Bicara Kanker

"Tidak ada pihak lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Kasus pembunuhan ini sudah selesai. Namun kami akan terus berkoordinasi dengan Tim Labfor Polda Sumut untuk menyelidiki terkait kepemilikan senjata api," pungkas Faisal.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved