Pemkab Anggarkan Rp50 Milyar, untuk TPP ASN di Kerinci

Sistim TPP ini, telah dimulai uji cobanya mulai 2 Januari 2019 hingga akhir bulan Februari nantinya.

Pemkab Anggarkan Rp50 Milyar, untuk TPP ASN di Kerinci
Kolase
ustrasiWilayah Indonesia yang rawan gempa dan tsunami 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kabar gembira bagi Pegawai Negri Sipil (PNS), di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Pada 2019 ini, Pemkab Kerinci telah mulai memberlakukan Tunjangan Profesi Pegawai (TPP).

Bahkan, DPRD Kabupaten Kerinci telah membahas bersama Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Kerinci, hingga menetapkan jumlah anggaran yang disiapkan.

Jondri Ali, Kabid Pendataan, Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja, BKPSDM Kerinci dikonfirmasi mengatakan, bahwa DPRD bersama tim TAPD telah menyetujui pagu anggaran TPP ASN tahun 2019 sebesar Rp 50 milyar.

Baca: Di Kerinci, Tenaga Medis tidak Mendapatkan TPP, Ini Alasan BKPSDM

Baca: BREAKING NEWS: Gempa Hari Ini Magnitudo 5,4 Guncang Bandung, Pusat di Sukabumi Tak Potensi Tsunami

Baca: Keracunan Masal di Teluk Nilau Tanjabbar Akibatkan Dua Tewas, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

"Alhamdulillah, sesuai dengan arahan Pak Bupati, untuk anggaran TPP PNS tahun ini telah dianggarkan," ungkap Jondri Ali.

TPP ini sambung Jondri Ali, dengan ketentuan apabila pegawai mempunyai disiplin yang tinggi, maka tentunya akan ada reward. Untuk pembayaran TPP nantinya kata dia, disesuaikan dengan Kemenpan. Dimana, setiap jabatan ada kelasnya, dan setiap kelas ada nominalnya.

"Semakin tinggi kinerja, maka semakin tinggi penghasilannya," bebernya.

Baca: Tak Tahan Dibully Netizen, Hilda Vitria Bikin Komen Tajam, Sindir Warnaget tentang Suami Selingkuh

Baca: Penghapuskan Fasilitas Bagasi Lion Air Untuk Penerbangan Domestik, Para Penumpang Jambi Heran

Baca: Ayah Vanessa Angel Kaget dengan Kalakuan VA, Sebut Hal Memilukan Begitu Tau Anaknya Ditangkap Polisi

Sistim TPP ini, telah dimulai uji cobanya mulai 2 Januari 2019 hingga akhir bulan Februari nantinya. Pasalnya, saat ini pihaknya masih menunggu aplikasi ERK yang saat ini masih menunggu hak akses dari Bandung.

"Uji coba selama 2 bulan dulu. Untuk pembayaran, ada sistim penilaian ditingkatkan Kabupaten ada namanya tim monitoring, untuk turun mengecek kebenaran hasil kinerja," ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya tunjangan TPP, kedisplinan pegawai semakin meningkat dan kesejahteraannya akan bertambah. Hal tersebut sudah memberikan dampak positif selama awal Bulan Januari ini sejak TPP diberlakukan. Dimana, tingkat kedisiplin pegawai meningkat 100 persen.

Baca: Penghapuskan Fasilitas Bagasi Lion Air Untuk Penerbangan Domestik, Para Penumpang Jambi Heran

Baca: Ternyata Ini yang Sebabkan Kerugian Negara Rp 91,5 Miliar dalam IUP Batu Bara Sarolangun

"Kan sudah ada hitung-hitungannya, kalau PNS tidak masuk atau telat dipotong berapa ada hitunganya. Yang jelas dengan adanya TPP ini diharapkan lebih rajin, disiplin dan kinerja pegawai meningkat," tambahnya.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved