Di Kerinci, Tenaga Medis tidak Mendapatkan TPP, Ini Alasan BKPSDM

“Mereka datang hanya memasukan surat. Untuk lebih jelas tanyakan langsung kepada merekan,” ujar pihak sekretariat DPRD Kerinci.

Di Kerinci, Tenaga Medis tidak Mendapatkan TPP, Ini Alasan BKPSDM
Istimewa
Ilustrasi. Tenaga medis memberikan perawatan pada korban kecelakaan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Kerinci, tidak diberikan semua kepada aparatur sipil negara (ASN). Sebab, mereka yang berkerja sebagai tenaga medis tidak menikmati tunjangan yang besarnya berdasarkan kinerja itu.

Tidak adanya TPP bagi tenaga medis yang berkerja di rumah sakit dan puskesmas tersebut, disesalkan oleh para tenaga medis. Mereka mempertanyakan kenapa mereka tak diberikan penghasilan tambahan tersebut.

“Ya, kami tenaga medis tidak mendapatkan TPP. Kami heran kenapa kami tidak diberikan,” kata beberapa orang tenaga medis, kepada Tribunjambi.com.

Baca: Pemkab Tanjab Timur Siapkan Rp 8 M untuk TPP

Baca: Gubernur Cup 2019, Inilah Jadwal Pertandingan Kerinci, Kota Jambi, Sungai Penuh Satu Grup

Baca: Biodata Lengkap Avriellya Shaqila yang Ikut Terciduk Saat Layani Tamu di Hotel, Tenyata Model Dewasa

Padahal sebut mereka, tugas mereka sebagai tenaga medis sangat berat. Bahkan pekerjaan tersebut tidak bisa mereka tinggalkan terutama saat melayani masyarakat yang datang untuk berobat.

“Pekerjaan kita jelas, kita melayani masyarakat yang datang seperti kami yang bertugas di puskesmas,” jelasnya.

Terkait tak diberikannya TPP bagi tenaga medis, beberapa orang perwakilan tenaga medis telah mempertanyakan kepada pihak terkait. Bahkan mereka juga telah mendatanggi para wakil rakyat di gedung DPRD Kerinci.

Pantaun tribunjambi.com awal pekan kemarin, belasan tenaga medis terlihat datang ke kantor DPRD Kerinci. Namun sayang saat itu tak satupun anggota DPRD menyambut kedatangan mereka.

Baca: 3 Fenomena Langit yang Bakal Terjadi di Januari 2019, Catat Tanggalnya, Ada Hujan Meteor

Baca: Kisah Heroik Kopassus, Jadi Pedagang Durian hingga Ditempeleng Aparat saat Menyusup ke Markas GAM

Baca: Tarif Rp 80 Juta Sekali Ngamar, Terungkap Pengusaha yang Rela Rogoh Kocek Demi Kencani Vanessa Angel

Para tenaga medis itu hanya disambut oleh pejabat sekretariat DPRD Kerinci. Mereka disambut di ruang tunggu tamu DPRD.

“Mereka datang hanya memasukan surat. Untuk lebih jelas tanyakan langsung kepada merekan,” ujar pihak sekretariat DPRD Kerinci.

Sementara itu perwakilan dari tenaga medis dihubungi mengatakan, bahwa kedatangan mereka mempertanyakan mengenai TPP yang tak dianggarkan bagi mereka.

Baca: Jelang Debat Capres dan Cawapres di Pilpres 2019, Maruf Amin: Tidak Pernah Debat sebagai Cawapres

Baca: Begini Respon Ayah Vanessa Angel ketika Ditanyai Jane Shalimar Begitu Tahu VA Terjerat Kasus

Baca: Pengusaha Ini Rela Bayar Rp 80 Juta ke Mucikari Asalkan Kencan Dengan Artis Vanessa Angel

“Ya mengenai TPP, kita ingin koordinasi terlebih dahulu dengan pihak DPRD,” ujar mereka singkat.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sahril dikonfirmasi mengatakan, bahwa untuk tenaga medis memang tidak dianggarkan untuk mendapatkan TPP. Sebab kata dia, para tenaga medis telah mendapat tunjangan yang lain.

“Memang untuk tenaga medis tidak mendapatkan TPP. Sebenarnya ini miskomunikasi saja. Dan, mengenai hal itu perwakilan kita telah menjelaskan kepada mereka (tenaga medis),” jelasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved