Masyarakat Jadi Korban BPJS, Dewan : Harusnya BPJS Koordinasi dengan Pemda

“Petugas rumah sakit bilang, itu dampak dari tiga rumah sakit yang tidak lagi bekerjasama dengan BPJS,” sebutnya.

Masyarakat Jadi Korban BPJS, Dewan : Harusnya BPJS Koordinasi dengan  Pemda
TRIBUNJAMBI/FITRI AMALIA
Timbang Pamekas Jati, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR) BPJS Kesehatan Cabang Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Masyarakat Kota Jambi, sulit untuk mendapatakan pelayanan kesehatan yang cepat, murah, mudah dan baik. Sebab, ada tiga rumah sakit di Kota Jambi yang tidak lagi menjalin kerjasama dengan BPJS kesehatan, hal itu karena pemutusan hubungan kerjasama oleh BPJS.

Beberapa hari terakhir sejumlah rumah sakit swasta di Kota Jambi yang masih menjalin kerjasama dengan BPJS depenuhi pasien. Bahkan ada beberapa rumah sakit yang tak mampu menampung pasien rawat inap, karena penuh. Pembludakan pasien terjadi pasca pemutusan hubungan kerjasama terhadap tiga rumah sakit.

Baca: Hari Amal Bakti ke 73, Wabup Tanjabbar Sematkan Penghargaan Satya Lencana Karya Satya

Baca: Jembatan Batang Bungo Selesai Dikerjakan, Ini Ungkapan Syukur Bupati Bungo

Baca: Dapat Sertifikat IG, Pemkab Kerinci Terus Perluas Penanaman Kopi Arabika

Rima, masyarakat Kota Jambi pengguna BPJS mengungkapkan kepada awak media dirinya kesulitan untuk berobat dengan menggunakan BPJS. Sebab banyak rumah sakit penuh dan tidak bisa melayanani rawat inap.

Hal itu terjadi pada dirinya, Sabtu malam (5/1) dirinya membawa anaknya yang masih berusia 20 bulan ke rumah sakit swasta dikawasan kebun jeruk. Anaknya mengalami panas tinggi, mendapat pelayanan di IGD, namun ketika hendak rawat inap, tidak memungkinkan, karena kamar rumah sakitnya penuh.

“Kamar rawat inapnya penuh, banyak pasien yang hanya ditangini di IGD. Ada yang terpaksa pulang dan mencari rumah sakit lain,” kata Rima.

“Petugas rumah sakit bilang, itu dampak dari tiga rumah sakit yang tidak lagi bekerjasama dengan BPJS,” sebutnya.

Baca: Rilis Bulan Februari 2019, Bentuk Baru Galaxy S10 Bocor di Dunia Maya, Banyak Fitur Baru

Baca: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Tanjab Barat Fokuskan Program TJSLP

Baca: Ditarget Juara 1 Gubernur Cup 2019, Pemkot Jambi Janjikan Reward untuk Pemain

Sementara Maria Maghdalena, anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi mengatakan, pihaknya sebagai legislatif sudah kerap mempertanyakan kepada pihak BPJS, karena regulasi di BPJS sering berubah, formatnya berubah.

“Jadi, bukannya membantu masyarakat, malah merepotkan masyakat,” kata politisi PDIP itu.

Terkait pemutusan hubungan kerjasama dengan tiga rumah sakit dan satu klinik mata di Kota Jambi kata Maria, artinya BPJS tidak konsisten dengan rumah sakit yang mereka ikat selama ini.

Baca: Tarif Rp 80 Juta Sekali Ngamar, Terungkap Pengusaha yang Rela Rogoh Kocek Demi Kencani Vanessa Angel

Baca: Ikan Tuna Raksasa Ini Terjual Rp 43 Miliar, Inilah Orang Beruntung yang Berhasil Membelinya

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved