Sepanjang 2018, Polda Jambi Tutup 200 Sumur Minyak Ilegal dan Tangkap 31 Tersangka

Polda Jambi dan jajaran berhasil mengungkap 9 kasus Illegal Drilling atau penambangan minyak tak berizin selama 2018.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polda Jambi dan jajaran berhasil mengungkap 9 kasus Illegal Drilling atau penambangan minyak tak berizin selama 2018. Dari kasus-kasus yang ditangani, tercatat ada 31 tersangka yang berhasil diringkus.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS, memaparkan, dari 9 kasus yang diungkap, 4 diantaranya ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi dengan jumlah 11 tersangka. Lalu 3 kasus dari Polres Batanghari dengan 12 tersangka dan 2 kasus dari Polres Muarojambi dengan 8 tersangka.

Dari keseluruhan kasus, 1 di antaranya sudah memasuki tahap kedua. Lalu, 1 kasus sudah dinyatakan P21 dan lainnya dalam proses sidik.

"Tahun 2018 ini mengalami kenaikan 5 kasus dibanding tahun 2017 yang hanya mengungkap 4 kasus," ujar Muchlis dalam press rilis akhir tahun di Mapolda Jambi, Jumat (28/12).

Ia mengakui bahwa saat ini masih banyak sumur-sumur ilegal yang masih aktif, meski beberapa kali pihaknya sudah melakukan penindakan dengan cara penututupan sumur.

"Namun, hal ini tidak bisa semata-mata dilakukan oleh kepolisian. Harus dibentuk tim gabungan dari kepolisian dan Pertamina. Karena mereka yang punya wewenang dan kemampuan menutup sumur minyak ini," kata Muchlis.

Dalam tahun ini, kata Muchlis, pihaknya juga telah menutup beberapa sumur di kawasan Kabupaten Batanghari dengan cara dicor.

"Itu kami mengecor dengan biaya sendiri. Karena dampak dari pengeboran minyak itu buruk untuk lingkungan dan masyarakat," lanjutnya.

Baca: VIDEO: Duta Lingkungan Hidup Jambi Kampanyekan Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik

Baca: Pastikan Berjalan Lancar, Wakapolda Jambi Turun Langsung Amankan Acara Natal Oikumene

Baca: Sepanjang 2018 Polres Tanjab Barat Tangani 227 Kasus, Kejahatan Pencurian Mendominasi

Baca: 12 Anggota DPRD Provinsi Jambi Terancam Pidana 20 Tahun

Baca: Ini Daftar Dapil 10 Tersangka Suap Ketok Palu Jambi yang Maju Jadi Caleg

Sementara, Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Ahmad Haydar menambahkan, lebih kurang sudah 200 sumur ilegal yang ditutup oleh Polda Jambi selama 2018 ini tanpa bantuan dari pihak lain.

"Artinya, kami menutup sendiri dengan biaya sendiri. Satu sumur itu membutuhkan 4 sak semen. Dikalikan 200 sumur. Ini kami pakai biaya sendiri dan tenaga sendiri," sebut Haydar menambahkan.

Katanya, untuk ke depan pihak SKK Migas akan membantu melakukan penutupan. Namun, mereka akan melihat dulu sumur-sumur yang berada di lahan Pertamina untuk dipriotritaskan penambangan.

"Untuk lahan masyarakat (yang dijadikan tempat pengeboran) akan dibicarakan lagi dengan pemerintah daerah," pungkasnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved