Jika Ada Kendala Pengelolaan Dana Desa, Al Haris Bilang Bisa Tanya ke Kejari Merangin

Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar workshop pengelolaan Dana Desa. Kegiatan itu untuk mengantisipasi penyimpangan penggunaan Dana Desa.

Jika Ada Kendala Pengelolaan Dana Desa, Al Haris Bilang Bisa Tanya ke Kejari Merangin
Tribunnews.com
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar workshop pengelolaan Dana Desa. Kegiatan itu untuk mengantisipasi penyimpangan penggunaan Dana Desa.

Serapan Dana Desa harus betul-betul dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat desa. Jika mengalami kendala dalam pengelolaan dana desa, bisa bertanya ke Kejari Merangin sebagai pendamping.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin, Al Haris, saat membuka workshop keuangan desa di Aula Hotel Family In Bangko pada Rabu (26/12) malam.

Workshop diikuti seluruh kepala desa (kades) dan camat di Merangin.

‘’Saya berharap melalui agenda ini para kades dapat memahami Permendagri Nomor 20/2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Kades juga harus paham dalam mengelolaan aset desa," ujar Bupati.

Bupati mengatakan regulasi terkait pengelolaan Dana Desa terus mengalami perubahan, sehingga ke depan dalam pengelolaan di setiap desa akan jauh lebih baik.

"Kita berterimakasih sekali dengan Kejari Merangin, karena timnya turun langsung untuk memberikan dampingan terhadap pengelolaan dana desa kita. Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) juga mendampingi," terang Bupati.

Bupati mengatakan berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditemukan permasalahan yang sama di semua desa.

"Kita harus memperbaiki sistim pengelolaan Dana Desa di semua tingkatkan di desa. Kualitas pekerjaan juga semakin hari harus semakin baik. Kita harus menghindari penyimpangan dan kebocoran penggunaan Dana Desa," ujar Bupati.

Bupati berharap bagi peserta workshop agar dapat menyerap informasi penting terkait dengan pengelolaan dan penggunaan dana desa yang baik, sehingga bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Selain itu tegas bupati, dana bantuan Gubernur Jambi yang ditransfer ke desa, juga harus gunakan dengan sebaik-biaknya, sehingga bisa tepat sasaran, tepat guna dan tepat hasilnya.

Workshop pengelolaan Dana Desa dihadiri Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintah Desa Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, R Gani Muhamad, dan Kasubdit Fasilitasi Pengelola Keuangan Desa Dirjen Bina Pemdes Kemendagri ,Farida Kurnianingrum. (*)

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Baca Juga:

 Mengapa Soeharto Selalu Mencari Kopassus Berkaki Satu Ini? Pertempuran Habis-habisan di Papua

 Rahasia Pisau Komando Kopassus, Ini Asal Usul dan Keistimewaannya

 Mengapa Verrell Bramasta Tak Masuk Dalam Doa Natal Natasha Wilona? Jedar Kabur ke Amerika

Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved