Terbiasa dengan Obat Warung, Ini Pengakuan Popy Setelah Jadi Peserta JKN KIS

Tapi hal itu berubah sejak JKN KIS hadir, ia berhenti bergantung pada obat yang dijual bebas di warung warung.

Terbiasa dengan Obat Warung, Ini Pengakuan Popy Setelah Jadi Peserta JKN KIS
tribunjambi/fitri
Popy bersama dua orang anaknya 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Popy Febrianti, Ibu rumah tangga ini sangat merasakan manfaat fasilitas Jaminan Kesehatan Nasiaonal (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dua tahun yang lalu, Popi seringkali batuk, pilek demam, dan sakit kepala, yang membuatnya sebagai seorang Ibu dengan dua orang anak (Farel 14 tahun dan Toriq 13) tahun sering kewalahan.

Baca: VIDEO: 18.818 Peserta JKN-KIS Semarakkan Senam Sehat Kolosal, Begini Keseruannya

Baca: Gempa 6,1 SR Guncang Papua, Warga Wamena Berhamburan Selamatkan Diri, Ini Info BMKG

"Mana lagi aktifitas suami yang bekerja di salah satu kantor media swasta padat, jadi tidak bisa membantu saya bila saya sakit. Makanya saya banyak bergantung pada obat warung, sebelum ada fasilitas JKN KIS," tuturnya.

Tapi hal itu berubah sejak JKN KIS hadir, ia berhenti bergantung pada obat yang dijual bebas di warung warung.

"Setelah ada fasilitas JKN KIS sangat membantu saya, untuk berobat di faskes I, ketergantungan pada obat warung pun sudah saya tinggalkan dan penanganan sakit ringan dan musiman saya sudah teratasi dengan fasilitas yang tepat," tuturnya.

Ia menilai fasilitas dari BPJS Kesehatan sangat membantu dan sangat mudah prosesnya.

"Fasilitas JKN KIS sudah ada dimana mana, juga ada beberapa tempat hiburan yang bekerjasama dengan JKN KIS, kalau kita menunjukkan JKN KIS bisa dapat discount, selain itu kita juga dapat bersedekah dengan subsidi silang, " ujarnya.

Menurutnya, ada dua keuntungan yang di dapat dengan JKN KIS. Pertama bila sakit mendapatkan fasilitas kesehatan gratis dan kedua, bila sehat kita bisa membantu yabg sednag sakit dengan subsidi silang dengan cara tetap membayar iuran secara teratur.

Baca: Beri Arahan ke Caleg dan Relawan di Jambi, Jokowi Sebut akan Ada Banyak Perubahan di Masa Depan

Baca: Seekor Siamang Mati dengan Dada Tertembak di Gunung Raya

Baca: Sungai Batanghari Meluap, Ruas Jalan Tanjung Johor - Niaso Tergenang Air

"Begitulah seharusnya manusia hidup saling tolong menolong, gak ada alasan lagi kita tidak mendaftar sebagai peserta JKN KIS, dan semoga dengan adanya JKN KIS warga Indonesia khususnya warga Jambi sehat dan Kota Jambi menjadi kota tersehat di Indonesia," tutupnya.(*)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved