Peserta CPNS yang Lolos SKB Tanjab Barat, Diminta Jangan Percaya Tawaran yang Bisa Loloskan CPNS

Dengan skema tersebut ada kombinasi kedua peraturan tersebut sehingga muncul kelompok P1 dan P2 tersebut.

Peserta CPNS yang Lolos SKB Tanjab Barat, Diminta Jangan Percaya Tawaran yang Bisa Loloskan CPNS
tribunjambi/darwin
Encep Jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjab Barat 

Laporan Wartawan Tibun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Peserta CPNS 2018 Pemkab Tanjab Barat yang masuk tahapan seleksi kompetensi bidang (SKB) diharapkan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Encep Jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjab Barat mengucapkan selamat dan menghimbau kepada para peserta yang mengikuti kompetensi yang dinyatakan lulus agar tidak percaya lagi dengan tawaran yang bisa meloloskan ataupun hasil yang didapatkan berdasarkan bantuan dari oknum tersetentu.

"Ini murni dari hasil usaha peserta, nilai yang muncul itulah yang diperolah pada saat SKB," tegasnya, Selasa (4/12/2018).

Baca: Bagaimana Jika Kartu Peserta Ujian Hilang saat Akan Tes SKB?

Baca: Live Streaming Semen Padang Vs PSS Sleman, Link Youtube Siaran Langsung Live Final Liga 2 2018

Menurut Encep, inilah kesempatan kedua bagi peserta yang tidak lolos pada Permenpan 37, sehingga diharapkan dapat mempersiapkan diri semaksimal mungkin.

Terkait jumlah 407 yang lulus tersebut kata Encep Jarkasih, yang sebelumnya dikabarkan untuk pemenuhan dengan sistem rangking dengan metode formasi dilkali tiga dikurang jumlah yang lolos SKD pada ketentuan Permenpan nomor 61 yang seharusnya 591, dikatakan Encep, ada perubahan skema.

"Skemanya itu berubah setelah Permenpan RB No 61 keluar, jadi ini adalah bagian daripada solusi untuk mencari kemaren masalah yang muncul karena tidak pada saat SKD berdasarkan Permenpan nomor 37 itu tidak semua formasi terisi," bebernya.

Baca: Pengumuman Peserta Lulus SKD CPNS 2018 Kab. Tanjab Barat, Cek Nama dan Jadwal SKB Disini

Baca: Link Pengumuman Peserta Lolos SKB CPNS 2018 BKPSDM Tanjab Barat, Tanjabbar, Tanjung Jabung Barat

Dengan skema tersebut ada kombinasi kedua peraturan tersebut sehingga muncul kelompok P1 dan P2 tersebut. P1 adalah peserta yang mengikuti skd, P1/L peserta yang lolos pada SKD dengan ketentuan Permenpan 37 tahun 2018.

P2 adalah peserta yang lolos dengan passing grade diatas 255, dan P2/L merupakan peserta yang lolos setelah dirangking berdasarkan permenpan 61 tahun 2018.

"Jadi yang lolos berdasarkan permenpan 37 tahun 2018 dia tidak dikalikan tiga lagi, tetapi diambil tiga yang terbaik, tetapi kalau satu yang lolos ya satu itu. tetapi kalau didalam formasi itu masih kosong digunakan permenpan nomor 61 tahun 2018, satu formasi dikali tiga maksimal," paparnya.

Baca: Dapat Kapal Baru 1.200 PK, Dir Polair Polda Jambi Targetkan Pengungkapan Kasus Lebih Banyak

Baca: Kakek 84 Tahun Nikahi Wanita Muda dan Viral di Dunia Maya, Ternyata Mempelai Pria Bos PT Jamu Jago

Bobot penilaian akhir yang akan diterima sebagai pegawai sesuai dengan ketentuan dan penjumlahan nilai 40 persen hasil SKD dan 60 persen SKB. Nilai tertinggilah yang akan dinyatakan lulus.

Kepada tribunjambi.com Encep sebut pelaksaanan ujian SKB Encep sebut dalam waktu dekat akan diumumkan, sebab phaknya belum mendapatkan surat secara resmi.

Namun berdasarkan komunikasi secara lisan disampaikan dalam waktu dekat ini, kemungkinan minggu ini atau minggu depan. (*)

Baca: HUT Polairud ke-68, Kapolda Jambi Sebut Ada yang Harus Dibenahi Ditpolair

Baca: Sinopsis Cinta Suci SCTV Selasa 4 Desember 2018, Hak Asuh Jatuh ke Monica, Harta Dibagi Dua

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved