Mukhlis Abdul Holik Merangkak 3 Km untuk Bertemu Presiden Jokowi, Ingin Sekolah sampai Kuliah
Dari rumahnya di kaki perbukitan Gunung Walat, Sukabumi, menuju sekolahnya, bocah penyandang disabilitas itu merangkak...
Penyandang disabilitas asal Sukabumi itu akhirnya bisa bertemu Presiden Jokowi, setelah merangkak sekira 3 Km.
TRIBUNJAMBI.COM - Tak ada yang menyangka muncul niat Mukhlis Abdul Holik untuk bertemu Presiden Joko Widodo begitu kuat.
Penyandang disabilitas asal Sukabumi itu akhirnya bisa bertemu Presiden Jokowi, setelah merangkak sekira 3 Km.
Perjuangan bocah berusia 8 tahun yang duduk di kelas 3 Sekolah Dasar Negeri X Cibadak, Kabupaten Sukabumi, patut diacungi jempol dan menjadi sumber inspirasi.
Sebab, Mukhlis Abdul Holik harus merangkak sejauh 3 kilometer untuk tiba di sekolahnya.
Dari rumahnya di kaki perbukitan Gunung Walat, Sukabumi, menuju sekolahnya, bocah yang akrab disapa Adul itu harus melintasi jalan setapak yang menurun.
Begitu sebaliknya, pulang sekolah Adul harus melintasi jalan menanjak.
Bila musim hujan seperti saat ini jalanan yang dilintasinya pun sangat licin dan cukup berbahaya.
Bahkan dia pun harus menyeberangi selokan dengan memanfaatkan jembatan terbuat anyaman bambu.
Baca Juga:
Lindswell Kwok Menikah dengan Hulaefi, Ini Fakta-fakta Pernikahan Pasangan Bertubuh Atletis
Ternyata Setiap Zodiak Punya Cara Tersendiri Saat Jatuh Cinta, Ini Kebiasaan yang Sering Dilakukan
Jadwal dan Prediksi Final Liga 2 2018 PSS Sleman Vs Semen Padang Siaran Langsung TVOne
6 Perbedaan Kisah Aksi 212 dari Zaman Ahok Hingga Reuni Masa Kepemimpinan Anies, Bertolak Belakang
Menghitung Peluang Zumi Zola Bebas dari Tuntutan Penjara 8 Tahun? Ini Pasal Jaksa KPK yang Menjerat
"Perjalanan seperti ini sudah biasa setiap hari," ungkap ibunda Adul, Pipin dilansir dari Kompas.com.
Adul berjuang cukup keras untuk demi bisa mendapatkan ilmu pelajaran dari gurunya di sekolah.
Keterbatasan fisik yang ia miliki tak memadamkan semangat bocah yang kini duduk dibangku kelas III (Tiga) Sekolah Dasar (SD) itu.
Sejak lahir, Adul yang bercita-cita menjadi pemadam kebakaran ini sudah mengalami keterbatasan fisik di bagian kakinya.

Ia juga diketahui menderita kelainan di bagian tenggorokan.
Keterbatasan itu nyatanya tak menyurutkan semangatnya untuk bersekolah.